batampos.co.id – Keinginan ASS memiliki sepeda motor akhirnya terwujud. Namun, bukannya membeli, ia mewujudkan keinginannya itu dengan cara mencuri sepeda motor matik Yamaha Mio yang diparkirkan di kawasan Tanjungtritip, Batuampar, awal September lalu.

Dalam persidangan yang digelar di Pengadilan Negeri Batam beberapa waktu lalu, ASS mengaku keluar dari kos-kosannya di kawasan Windsor Phase I untuk mencari sepeda motor yang akan dicurinya, Rabu (4/9/2019) sekitar pukul 23.00 WIB.

Saat keluar dari kosan, ia juga sudah mempersiapkan kunci T.

”Kemudian saya pergi menuju Tanjunguma dengan menggunakan sepeda motor Supra,” katanya.

“Saya waktu itu sendiri dan baru sekali mencuri untuk dipakai sendiri,” ujarnya lagi.

Saat di kawasan Tanjunguma, ia melewati parkiran sepeda motor Tanjungtritip dan melihat sepeda motor Yamaha Mio milik Chabib.

Ilustrasi pencurian sepeda motor. Foto; Dokumentasi batampos.co.iduri 

Terdakwa lantas mengeluarkan kunci T yang sudah dipersiapkannya dan memasukkan ke dalam kunci kontak sepeda motor tersebut.

”Setelah itu, saya bawa pulang ke kosan dan simpan di belakang kosan,” jelasnya.

“Kemudian kembali lagi ke sana untuk menjemput sepeda motor Supra yang saya bawa,” tuturnya lagi.

Namun, keinginan ASS untuk menggunakan sepeda motor gagal setelah diamankan Polsek Lubukbaja di kos-kosannya di kawasan Windsor Phase I, beberapa hari setelah mencuri sepeda motor korbannya.

Saat penangkapan itu, polisi mengamankan satu unit sepeda motor milik Chabib yang masih terparkir di belakang kosan Aditia.

”Untuk motor belum ada saya ubah, cuma ganti plat (nomor polisi, red) aja,” tuturnya.

Atas kejadian tersebut, korban mengalami kerugian Rp 5,5 juta dan ASS dikenakan pasal 362 KUHPidana dengan ancaman hukuman penjara 5 tahun.

Sidang dengan agenda pemeriksaan terdakwa dan saksi ditutup dan dilanjutkan dua minggu mendatang dengan agenda pembacaan tuntutan oleh Jaksa Penuntut Umum (JPU).(gie)