batampos.co.id – Warga Kavling Seroja RW 07, Sei Pelungut, Sagulung meminta pemerintah daerah memperbaiki dan menambah saluran drainase yang ada di perumahan mereka.

Pasalnya, setiap kali diguyur hujan, rumah mereka terendam air. Bahkan air hujan masuk ke dalam rumah warga.

“Sudah beberapa kali normaliasasi tapi tidak mempan. Perlu ada drainase baru untuk bisa menyelesaikan secara tuntas,” ujar Ketua RW 007, Sei Pelungut, Yuniari Nazara, Selasa (3/12/2019).

Ia menjelaskan, hujan deras yang terjadi Senin (2/12/2019) kemarin, membuat sebagian besar rumah warga di Kavling Seroja terendam banjir.

Banjir tidak hanya membuat sejumlah ruas jalan dan pemukiman masyarakat tergenang air. Akibatnya akses jalan terganggu.

“Yang jelas drainase saat ini menjadi tidak berfungsi, karena tak mampu lagi menampung tonase air hujan. Perlu ada penambahan drainase baru,” harapnya.

Warga lainnya Andika mengatakan, hampir setiap kali hujan deras, perumahan mereka terendam banjir.

Banjir di Kavling Seroja RW 07, Sei Pelungut, Sagulung. Warga meminta pemerintah daerah memperbaiki dan menambah saluran drainase yang ada di perumahan mereka. Foto: Rengga/batampos.co.id

Kondisi ini lanjut dia, sudah lama dikeluhkan warga. Namun sampai saat ini belum ada solusi dari pemerintah daerah. Ia khawatir, kondisi ini akan berdampak pada kesehatan warga.

“Ini yang membuat kami tidak tenang setiap kali hujan. Apalagi saat ini musim hujan,” katanya.

Anggota DPRD Batam, Utusan Sarumaha, mengatakan, banjir yang masih mewarnai wajah Kota Batam harus ditangani lebih serius oleh Pemko Batam.

Drainase di sejumlah titik di Kota Batam juga harus secepatnya dibenahi dan ditambah, guna mengantisipasi banjir dadakan yang kerap terjadi.

“Pemerintah harus serius. Apalagi masyarakat disana sudah lama mengeluh dan belum ada solusi,” kata politikus Hanura itu.

Diakuinya, kondisi drainase di sana, saat ini sudah tidak layak karena tak mampu menampung intensitas air secara maksimal. Hal ini mengakibatkan aliran air meluap ke badan jalan hingga pemukiman warga.

“Makanya perlu normalisasi drainase dan pembuatan drainase baru. Karena yang ada saat ini sudah tak mampu lagi menampung intensitas air hujan,” katanya.

Ditambahkan Utusan, bahkan ketika reses disana warga mengaku sudah tidak tenang setiap kali hujan. Bahkan dari mereka juga khawatir berdampak pada kesehatan warga.

“Makanya kita mendesak agar ini diprioritaskan. Batam perlu penataan drainase agar terbebes dari banjir,” pungkasnya.(rng)