batampos.co.id – Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Partai Hanura Provinsi Kepri telah membuka penjaringan bakal calon gubernur dan wakil gubernur Kepri.

Sampai hari ketiga penjaringan, kemarin, sudah ada dua orang yang datang mengambil formulir pendaftaran.

Kedua bakal calon itu adalah Huzrin Hood yang merupakan mantan Bupati Kepri periode 2001-2003 dan mantan Gubernur Kepri periode 2006-2010 Ismeth Abdullah.

“Sudah dua (mengambil formulir pendaftaran, red). Pak Huzrin dan Pak Ismeth,” kata Ketua Tim PilĀ­kada Daerah Partai Hanura Kepri, Uba Ingan Sigalingging, Selasa (3/11/2019).

Baik Huzrin maupun Ismeth sama-sama mengambil formulir sebagai bakal calon gubernur Kepri.

Uba menambahkan, selain dua nama tersebut, sejumlah nama besar lainnya juga menyampaikan akan datang untuk mengambil fomulir pendaftaran dari Partai Hanura.

Ilustrasi Bendera Hanura. Foto: Jawa Pos

“Kita masih menunggu kehadirannya, karena proses (penjaringan Partai Hanura) juga masih panjang,” ungkap anggota DPRD Provinsi Kepri dari Kota Batam itu.

Dijelaskan Uba, untuk pengembalian fomulir pendaftaran ditetapkan paling lama tiga hari setelah fomulir diambil.

Fomulir tersebut diambil dan diantar di Kantor Sekretariat DPD Partai Hanura Provinsi Kepri di Ruko Greenland Blok B Nomor 8, Batam.

Diketahui, DPD Hanura Kepri membuka penjaringan bakal calon gubernur dan wakil gubernur Kepri sejak Minggu (1/12/2019).

Pembukaan pendaftar akan berlangsung selama satu bulan penuh dan berakhir pada 31 Desember 2019 mendatang.

Sekretaris Tim Pilkada Daerah Partai Hanura Kepri, Amri Isti Wahyudi, menambahkan, mekanisme pendaftaran masih sama dengan 2015 lalu.

Dimana bakal calon mendaftar dan mengembalikan fomulir di Sekretariat Hanura Kepri. DPC Hanura akan melakukan verifikasi berkas bakal calon untuk kemudian dilakukan fit and proper test.

“Kandidat yang mendaftar akan diputuskan oleh tim seleksi dan dilaporkan ke DPP (Dewan Pimpinan Pusat),” ucap Amri.(rng)