batampos.co.idInternational Business Association (IBA) sukses menggelar event Food Chain & Trade Expo 2019 yang terbesar dan pertama di Kota Batam, di Mall Botania 2 Exhibition Hall, mulai Jumat (29/11/2019) sampai Minggu (1/12) lalu.

Kesuksesan itu ditandai dengan perolehan omset dari para peserta pameran (44 tenant) yang diperkirakan mencapai Rp 2 miliar.

Selain itu, pameran internasional yang melibatkan delapan negara ini juga berhasil menjalin transaksi business to business (B2B), dan tentunya business to customer (B2C).

Tak sedikit dari mereka yang berhasil menemukan hubungan kerja sama.

Para peserta sengaja mendatangkan orang-orang terbaik perusahaan mulai level manajer ke atas, seperti manajer, direktur marketing, bahkan CEO yang bertujuan mendapatkan distributor maupun franchise, sehingga B2B dapat terlaksana dengan baik.

Sejumlah tenant yang berhasil menemukan kerja sama itu di antaranya, Lena international Co Ltd, Joycom Bio-Chem Co Ltd, Annie’s Way, Jinyan Innovation, Chenghong Agriculture.

Ada juga Jopinsheng Vegetarian dari Kaohsiung, Taiwan, yang menjalin kerja sama dengan pemilik cafe vegetarian di Singapura, Hannah.

”Saya rasa ini menu vegetarian yang menarik dan menyelerakan ketika dilihat karena berbentuk humburger, dan rasanya memang benar-benar enak, terutama dari patty-nya,” kata Hannah.

Pengusaha Singapura Hannah (kanan) menjalin kerja sama dengan Jopinsheng Vegetarian Taiwan, di kegiatan IBA Food Chain & Trade Expo 2019, Minggu (1/12/2019) lalu. Foto: Febby Anggieta Pratiwi untuk batampos.co.id

Sebagai langkah awal, pengusaha Singapura ini membawa 200 patty (daging burger) untuk dihadirkan sebagai menu baru di kafenya.

Patty-nya ini unik, terbuat dari bahan dasar kacang edamame dan terdiri dari tiga jenis jamur yaitu enokitake, maple oyster, dan pleurotus eryngii,” sebut Hannah yang didampingi Pemilik Jopinsheng Vegetarian, Lin Sen Wen, dan chef-nya, Tua Chiu Hua.

Selain bentuk yang menarik dan rasa yang menggugah selera, humburger dengan harga Rp 30 ribu per porsi ini, mengandung banyak gizi yang berguna untuk kesehatan.

Bahkan bisa menambah stamina. Di samping itu, humberger vegetarian ini termasuk sebagai gerakan kesehatan dalam perlindungan terhadap lingkungan.

Usaha yang dibangun selama 30 tahun tersebut, juga mendapat sambutan baik dari para konsumennya terutama kalangan penikmat vegetarian.

Mulai dari awal pameran hingga akhir, stan nomor urut 1 biru itu kerap diserbu pembeli.
Chairman IBA, Shan Shan, mengaku senang dan bangga dengan pencapaian yang diraih para peserta Food Chain & Trade Expo 2019.

”Baik stan internasional maupun lokal sama-sama bisa meraih keuntungan dari sini,” jelasnya.

“Ada yang membuat kerja sama antar stand maupun pebisnis lain, dan ada yang untung dari tingginya daya beli masyarakat,” ucap Shan Shan lagi.

Ia berharap, kegiatan ini dapat memberikan dampak positif yang luar biasa bagi perekonomian Kota Batam, dengan mempromosikan para UMKM, industri waralaba, stakeholder dan investor di dalam satu kegiatan.

”Semoga IBA Food Chain & Trade Expo bisa kembali hadir di tengah masyarakat Batam. Terima kasih untuk semua pihak yang sudah bekerja sama dalam mensukseskan kegiatan ini,” ungkapnya.(une)