Selasa, 7 April 2026

Kapal Fery Batam-Tanjungpinang Kehabisan BBM, Pertamina Bilang Begini

Berita Terkait

batampos.co.id – Tersendatnya arus transpotasi laut Batam-Tanjungpinang dan sebaliknya yang diakibatkan kehabisan BBM jenis solar, dijawab oleh Pertamina.

Manager Communication and CSR MOR I Pertamina, Roby Hervindo, mengatakan, BBM jenis solar untuk transportasi kapal fery Tanjungpinang-Batam dan sebaliknya ditangani oleh tiga agen.

Menurutnya, ketiga agen kapal tersebut menggunakan BBM jenis solar bersubsidi yang diberikan langsung oleh Badan Pengatur Hilir Minyak dan Gas Bumi (BPH Migas).

“Itu (BBM Solar bersubsidi) ada kuotanya dan diberikan BPH Migas ke tiga agen,” katanya kepada batampos.co.id, Kamis (5/12/2019).

Sementara agen kapal lainnya diberikan oleh pihak Pertamina. Sehingga lanjutnya Pertamina hanya mengontrol penyaluran BBM jenis solar di luar tiga agen kapal tersebut.

Ratusan penumpang kapal fery Batam-Tanjungpinang saat hendak masuk ke dalam kapal. Foto: Dalil Harahap/batampos.co.id

“Tiga agen kapal yang diberikan solar bersubsidi dari BPH Migas itu Baruna, Oceana dan Marina. Di luar itu kita yang berikan,” jelasnya.

“Jadi ini ada kesalahpahaman, seolah-olah Pertamina tidak mau menyalurkan BBM ke sana,” tuturnya lagi.

Karena itu untuk mengatasi hal tersebut, Pertamina kata dia, memberikan solusi dengan mengeluarkan stok BBM jenis solar di Terminal Baham Bakar Minyak (TBBM) Kabil.

Pasalnya Pertamina sampai saat ini masih memiliki stok BBM jenis solar di TBBM Kabil. Namun dalam penyalurannya, ada mekanisme yang harus dilalui.

“Kita tidak bisa sendiri melakukan pemindahan kuota karena yang menentukan adalah BPH Migas dan kita akan salurkan jika ada surat penugasan dari BPH Migas,” paparnya.

Saat ini lanjutnya, Pertamina, Pemerintah Daerah dan pihak-pihak terkait sedang berkumpul untuk mengatasi hal tersebut.

“Kalau surat sudah turun, kita tinggal alihkan stok solar di TBBM kabil,” jelasnya.(esa)

Update