batampos.co.id – Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) Partai NasDem Kepri melakukan survei elektabilitas, bakal calon (balon) wali kota dan wakil wali kota Batam yang akan diusung pada pilkada 2020 mendatang.

Survei ini dilakukan untuk mengetahui elektabilitas setiap kandidat. Ketua tim penjaringan Partai NasDem Provinsi Kepri, Wan El Khenz, mengatakan, sejauh ini sudah ada tiga orang bacalon dalam proses survei elektabilitas diri.

Mereka adalah Ketua Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Candra Ibrahim, Surya Makmur, dan Haris Lambey.

“Sudah ada beberapa balon dalam proses survei diri,” kata Wan El Khenz, Rabu (4/12/2019).

Diakuinya, dari hasil survei elektabilitas inilah nantinya tim penjaringan akan memplenokan pada akhir Desember 2019.

Selanjutnya lima nama pasang nama balon wali kota dan wakil wali kota Batam akan diserahkan ke Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Partai Nasdem.

Bendera Partai NasDem. Foto: Jawa Pos

“Keputusan siapa yang akan dicalonkan oleh Nasdem, selanjutnya menjadi kewenangan Ketua Umum,” tambah Wan.

Disinggung bagaimana dengan balon yang tidak melakukan survei, Wan menjawab, namanya tetap dikirim ke DPP.

Hanya saja tim penjaringan tidak memiliki parameter survei diri mereka. Artinya tim hanya mengirim sebatas nama tanpa ada parameter elektabilitas.

“Bagaimana kami menilai. Kalau tidak ada parameternya,” sebut Wan.

Salah satu balon yang mendaftar di DPW NasDem, Candra Ibrahim membenarkan jika dia dan beberapa balon yang mendaftar di NasDem sedang disurvei oleh salah satu dari delapan lembaga survei yang direkomendasikan DPP Partai NasDem.

“Dari sana nanti saya akan menentukan langkah berikutnya. Apakah lanjut atau tidak dalam proses pilkada. Semoga masyarakat Batam yang disurvei menyebutkan nama saya,” katanya.(rng)