Selasa, 7 April 2026

Natal dan Tahun Baru Tiba, Pemko Batam Tidak Jamin Stabilitas Harga Pangan

Berita Terkait

batampos.co.id – Pemko Batam memastikan ketersediaan bahan pokok jelang Natal dan Tahun Baru (Nataru) aman. Hanya saja, pemerintah tidak bisa menjamin kepastian dan stabilitas harga di pasaran.

Kepala Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian (DKPP) Batam, Mardanis, mengatakan, stok pangan di Kota Batam tidak pernah berkurang.

Meski begitu lanjutnya pemerintah tidak dapat mengintervensi harga pangan. Tetapi pihaknya berharap distributor atau pedagang tidak mempermainkan harga pangan.

”Jangan ada yang menaikkan harga tanpa alasan yang jelas,” imbuhnya, Rabu (4/12/2019).

Salah satu cara yang tengah dilakukan oleh DKPP yakni mendorong produksi pangan lokal, yang paling potesial kini adalah komoditas sayur.

Bahkan, kini komoditas cabai hijau sudah mampu diswasembada. Kebutuhan harian cabai hijau di batam sekitar 3 sampai 4 ton.

”Kami terus lakukan upaya peningkatan produksi pangan,” tambahnya.

Pemko Batam tidak dapat menjamin stabilitas harga pada perayaan Natal dan Tahun Baru. Foto: Cecep Mulyana /batampos.co.id

Senada dengan Mardanis, distributor cabai, Ganti Sembiring, menyebutkan hal senada.

”Cabai hijau kita dari Barelang mampu penuhi kebutuhan Batam, dari luar hampir tidak ada lagi,” imbuhnya dalam rapat Tim Pengedali Inflasi Daerah (TPID) di Kantor Bank Indonesia Perwakilan Kepri, Rabu (4/12).

Sementara itu, distributor telur, Aheng, melaporkan stok komoditas ini aman. Hanya saja, harganya mengalami kenaikan karena ayam petelur dari daerah pemasok telur yakni Medan, banyak yang dipotong.

”Stok cukup, tapi harganya ini yang tak bisa ditentukan,” ungkapnya.

Sementara itu, Wakil Wali Kota Batam, Amsakar Achmad, meminta beberapa hal dari tim pertama pihak bandara dan maskapai agar tidak menaikkan harga tiket yang tinggi.

Sehingga, tidak ikut berpengaruh terhadap naiknya harga komoditas pangan yang biasanya didatangkan dari daerah luar Batam.

”Karena biasanya (tiket) naik saat Nataru,” katanya.

Selain itu, pihaknya juga berharap tim memperhatikan kelancaran alur distribusi pangan yang masuk ke Batam, hingga perihal cuaca.

”Satgas pangan juga kami ajak untuk turun ke lapangan,” pungkasnya.(iza)

Update