batampos.co.id – Dinas Bina Marga dan Sumber Daya Air (BMSDA) Kota Batam menurunkan 12 escavator unutk mengatasi titik-titik banjir di wilayah Sagulung.

Kepala DMBSDA Batam, Yumasnur, mengatakan, pihaknya akan menurunkan alat berat untuk menormalisasi saluran air di sejumlah titik di Sagulung.

Alat yang diturunkan antara lain long-arm excavator dan beberapa excavator kecil. Total kata dia, ada 12 unit yang sedang bekerja di lokasi rawan banjir.

“Lokasi yang banjir dari Kaveling Mandiri arah Seipelunggut sudah kita normalisasi dengan memasukkan dua unit excavator,” jelasnya, Jumat (6/12/2019).

Kata dia, gorong-gorong di area tersebut akan diganti dengan box culvert.

Dua alat berat Dinas BMSDA melakukan normalisasi drainase Induk di tepi jalan raya menuju Bandara, beberapa waktu lalu. BMSDA akan menurunkan 12 alat berat untuk melakukan normalisasi drainase di beberapa titik di kawasan Sagulung. Foto: Cecep Mulyana/batampos.co.id

“Gorong-gorong di RW 12 Sagulung Kota juga akan diganti dengan box culvert sekaligus normalisasi,” ujarnya.

Yumasnur mengatakan timnya juga sudah melakukan normalisasi di kolam depan Puskesmas Sungailangkai.

Selanjutnya juga akan melakukan normalisasi dan pelebaran kolam di posisi hilir. Namun kata dia, ada beberapa titik di Sagulung yang tidak bisa dinormalisasi.

Hal itu disebabkan rumah warga yang sangat dekat dengan drainase.

“Jadi rumah warga sangat rapat, sehingga alat berat kesulitan untuk menjangkau lokasi banjir,” katanya.

Pihaknya akan berkoordinasi dengan Lurah hingga RT/RW untuk bersama-sama membersihkan tanaman di pinggir parit.

“Jadi nanti mungkin akan ada gotong royong di sana. Jadi semua pihak ikut terlibat. agar parit bisa dibenahi dan tidak lagi banjir,” sebutnya.(yui)