batampos.co.id – Hingga November 2019, tercatat 60 kendaraan umum tidak laik atau melebihi usia operasional telah dialihkan menjadi kendaraan pribadi.

Kepala Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Batam, Rustam Effendi, menyebutkan data mungkin akan bertambah hingga akhir tahun.

“Kalau sudah sangat membahayakan kami akan hitamkan,” kata dia, Jumat (6/12/2019).

Ia menyebutkan, kendaraan tidak laik lambat laun juga akan ditinggalkan penumpang karena membahayakan.

Kata dia, pihaknya kerap melakukan razia dengan jadwal yang sudah ditetapkan disamping pengaawasan rutin.

Ilustrasi Angkutan Umum. Foto: Dokumentasi batampos.co.id

“Ada juga angkutan barang yang bawa melebihi kapasitas. Ini kami tindak juga,” imbuhnya.

Selain kendaraan tidak laik, ia menyebutkan kendaraan yang tidak rutin melakukan kir juga masih banyak.

Dalam hal ini, sekali melakukan razia rata-rata sebanyak 35 kendaraan yang ditilang.

“Pemilik kendaraan disidang di pengadilan,” katanya.

Ia mengaku telah melalukan berbagai upaya seperti menyurati langsung badan usaha kendaraan untuk rutin melakukan kir.

“Karena kalau tidak kir, itu sangat membahayakan baik yang bawa mobilnya dan penumpang. Ini kami wanti-wanti,” imbuhnya.(iza)