batampos.co.id – Ribuan gasing tradisional akan meramaikan pagelaran Kenduri Seni Melayu (KSM) tahun ini. Tidak saja itu, gasing berukuran besar juga akan dipamerkan untuk menambah kemeriahan acara.

Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) Batam, Ardiwinata mengatakan sebanyak seribu lebih gasing akan dimainkan saat acara KSM. Pemko Batam bekerja sama dengan salah seorang pelaku seni asal Belakangpadang untuk penyediaan permainan tradisional ini.

“Iya nanti akan melibatkan anak sekolah untuk memainkan permainan gasing ini. Hampir sama dengan tahun lalu, tujuannya untuk memperkenalkan kepada anak-anak milenial tentang permainan yang memiliki nilai budaya ini,” ujarnya.

Selain memperkenalkan, pertunjukkan ini juga ditujukan untuk melestarikan kebudayaan melayu. Menurutnya, hal seperti ini penting, sebab banyak mulai lupa dengan permainan tradisional ini.

“Sudah sangat jarang dimainkan. Jadi kami ingin anak-anak muda tahu kalau ada jenis permainan seperti gasing ini,” sebut mantan Kabag Humas Pemko Batam ini.

Nanti, atraksi permainan gasing ini akan dihelat di Dataran Engku Puteri, berbeda dengan tahun lalu yang menggunakan jalan. Ia berharap atraksi ini bisa menarik minat wisatawan baik lokal maupun luar untuk datang dan menyaksikan permainan gasing.

“Kalau bisa mereka terlibat juga untuk bermain. Ini akan jadi satu daya tarik. Kalau mereka mengabadikan momen dan mengunggah di sosial media mereka akan lebih bagus lagi dampaknya,” beber Ardi.

Ia menambahkan selain KSM, nanti wisatawan diharapkan bisa menyaksikan Batam expo. Saat ini, lanjutnya, pariwisata tidak saja bicara mengenai angka kunjungan, namun bagaiman membuat wisatawan bisa berbelanja dan membuat perputaran ekonomi lebih meningkat.

“Jadi mereka harus spare waktu dan uang di sini. Itulah tujuannya berbagai iven ini. Mudah-mudahan berbagai iven di akhir tahun ini bisa memberikan dampak positif bagi bagi semua terutama pelaku usaha,” tutupnya. (yui)