Kamis, 9 April 2026

Serikat Buruh Utamakan Diskusi Untuk Pecahkan Permasalahan Upah Minimum Sektoral Kota

Berita Terkait

batampos.co.id – Serikat Buruh Sejahtera Indonesia (SBSI) Kota Batam akan kedepankan mediasi dan diskusi terkait pembahasan Upan Minimum Sektoral Kota (UMSK) 2020 mendatang.

Ketua DPC F-Lomenik SBSI Kota Batam, Muhammad Zulkipli, mengatakan, terkait UMSK Batam 2020, pihaknya sampai dengan saat ini masih terus melakukan mediasi dan diskusi bersama Pemko Batam dan organisasi pengusaha.

“Sampai saat ini kami sudah berapa kali melakukan pertemuan dengan pihak pemerintah, namun pengusaha pengusaha belum pernah hadir,” kata Zulkipli, Selasa (10/12/2019).

Ia pun meminta Pemko Batam untuk mendatangkan pihak pengusaha agar permasalahan UMSK Batam 2020 dapat cepat selesai.

Ilustrasi Demo Buruh. Foto: Dokuemntasi batampos.co.id

“Kami minta pihak pengusaha kooperatif dan kami meminta pemerintah sebagai regulator meminta untuk memanggil petinggi-petinggi pengusaha tersebut agar UMSK Batam dapat terselesaikan,” ujarnya.

Ia mengungkapkan, pada dasarnya buruh Kota Batam sebenarnya tidak pernah mematokan berapa UMSK yang akan ditetapkan. Dengan harapan 2020 UMSK Batam dapat terealisasi.

Ia berharap, pengusaha dapat kooperatif untuk mengikuti pertemuan diskusi bersama buruh.

Sehingga nantinya juga akan menjaga hubungan industrial yang harmonis dan tetap terjaga kondusifitas menjelang dan pasca mayday.

Selain itu, pihaknya juga mengimbau kepada buruh Kota Batam untuk saling menjaga kondusifitas dengan cara tidak melakukan aksi menjelang perayaan Natal dan Tahun Baru 2020.

“Kami meminta kepada teman-teman buruh untuk saling menghormati sesama,” jelasnya.

“Kami imbau kepada anggota F-Lomenik SBSI dan meminta kepada teman-teman buruh untuk tidak melakukan aksi demi menghargai teman-teman yang merayakan Natal dan Tahun Baru 2020,” tegasnya.(zis)

Update