batampos.co.id – Nahas menimpah seorang pria pengendara sepeda motor Yahama Mio BP 4868 GD.
Pria yang belakangan diketahui bernama Syahril, 35, itu meninggal dunia setelah sepeda motornya menabrak tembok rumah di Kaveling Kamboja, RW 18 kelurahan Seipelenggut, Sagulung, Selasa (10/12) sekitar pukul 14.30 WIB.
Warga kaveling Nato ini tak sempat diselamatkan, sebab saat terpelanting dari sepeda motornya dia langsung tidak bergerak, dengan kondisi leher patah.
Saat kejadian lingkungan sekitar juga sedang diguyur hujan. Jenazah korban baru dievakuasi setelah kepolisian Sagulung tiba di lokasi.

Informasi yang didapat di lapangan, kecelakaan tunggal itu diduga karena korban hilang kendali saat melaju ditengah guyuran hujan.
Sepeda motornya menabrak tembok rumah warga dan masuk ke dalam parit. Korban sendiri terpelanting ke atas bahu jalan dengan posisi kepala duluan.
Benturan keras di bagian kepala inilah yang diduga menjadi penyebab kematiannya.
“Nggak tahu juga kejadian pastinya seperti apa. Tiba-tiba dengar brak (suara benturan) dan lihat dia sudah tak bergerak lagi. Sepeda motornya di dalam parit,” ujar Edi, seorang warga.
Kapolsek Sagulung, AKP Riyanto, membenarkan kejadian itu. Kata dia, penanganan kasus tersebut diserahkan ke unit Laka Lantas Polresta Barelang.
“Sudah kami serahkan ke unit Lakalantas,” ujar Riyanto.(eja)
