batampos.co.id – Truk bermuatan besi dengan nomor polisi BP 9218 ZH yang terlibat tabrakan beruntun hingga sembilan kendaraan di Jalan Gajah Mada tepatnya di Tiban Kampung, Rabu (4/12) dinilai layak jalan. Namun, truk ini mengangkut muatan yang melebihi kapasitas.
Kabid Lalu Lintas Dinas Perhubungan Kota Batam, Edward Purba, mengatakan, truk ini dikategorikan laik atau layak jalan karena sudah melalui pengujian KIR.
“Masalah pada tabrakan itu bukan tidak layak, tapi muatan truknya. Saat uji KIR seluruhnya jelas, jadi itu menge-nai muatan yang diangkut,” ujar Edward, Rabu (11/12/2019).
Dia menjelaskan, truk tersebut dalam uji KIR hanya mampu mengangkut muatan seberat 6 ton.
Namun, saat tabrakan terjadi, truk mengangkut muatan besi seberat 10 ton.
“Harusnya saat mengangkut itu, sopir atau perusahaan melapor ke polisi atau Satlantas supaya dilakukan pengawalan, sehingga mengantisipasi terjadinya kecelakaan.” jelasnya.

Edward menjelaskan, daya angkut truk tersebut tergantung kepada beberapa variabel, di antaranya jumlah ban, jumlah sumbu/konfigurasi sumbu, dan kekuatan ban.
“Jadi, semuanya sudah jelas, bahkan tertulis di bukunya. Truk itu sendiri rutin melakukan uji KIR,” tegasnya.
Edward menambahkan, beberapa kecelakaan terjadi memang disebabkan tidak layaknya kendaraan di jalan, seperti angkutan umum.
Dia menegaskan, kendaraan tersebut akan ditertibkan, dan meminta pemiliknya untuk tidak beroperasi lagi.
“Memang sebagian (angkot) tidak layak, karena tidak ada perawatan. Apalagi sekarang penumpang sepi, sehingga biaya perawatan tidak seban-ding dengan pendapatan,” katanya.
Dia juga mengimbau kepada seluruh pemilik kendaraan penumpang atau barang untuk rutin melakukan uji KIR.
“Pengujian harus dilakukan sekali enam bulan. Karena kalau tidak layak akan membahayakan (saat beroperasi) di jalan,” tutupnya.
Seperti diberitakan sebelum-nya, tabrakan beruntun terjadi di Jalan Gajah Mada atau tepatnya di Tiban Kampung, Rabu (4/12) pukul 18.45 WIB.
Kejadian ini disebabkan truk bermuatan besi BP 9218 ZH yang melaju daru arah Batuampar-Sekupang menabrak delapan kendaraan lainnya.(opi)
