batampos.co.id – Tentara Nasional Indonesia (TNI) Angkatan Udara (AU) menggelar operasi Lintas Udhaya untuk pengamanan Alur Laut Kepulauan Indonesia (ALKI) 1 di perairan Kepri dan sekitarnya, mulai Rabu (11/12/2019) hingga Sabtu (14/12/2019). Dalam operasi ini, TNI AU mengerahkan empat pesawat tempur jenis Hawk 100/200. Selain itu, operasi ini didukung satu unit pesawat Hercules dan Heli Puma.

Komandan Lanud Hang Nadim Batam, Letkol Pnb Urip Widodo, membenarkan adanya operasi ini.

“Seluruh pesawat ini berasal dari Skuadron 12 dari Pekanbaru,” katanya, Rabu (11/12/2019).

Ia mengatakan, alur laut kepulauan Indonesia yang panjang, sehingga rentan disusupi kegiatan ilegal. Oleh sebab itu, dengan operasi ini, pengamatan terhadap alur laut kepulauan Indonesia lebih mumpuni.

Komandan Lanud Hang Nadim Batam, Letkol Pnb Urip Widodo didampingi sejumlah pilot melihat pesawat Hawk 100/200 yang parkir di Bandara Hang Nadim, Batam, Rabu (11/12). Pesawat dari skuadron 12 Pekanbaru ini sedang menjalankan operasi Lintas Udhaya untuk pengamanan ALKI 1 di perairan Kepri dan sekitarnya, Rabu (11/12/2019).

Hal ini dibenarkan Wasdal Koopsau I, Letkol Pnb Marvien Aryaka. Ia mengatakan, kegiatan ini merupkan operasi rutin setiap tahun TNI AU. Namun, dalam operasi ini, TNI AU tidak sendirian. Karena menggandeng TNI AL untuk memaksimalkan pengawasan.

“Namun, mereka (TNI AL) bergerak sendiri, sebagai pemantau di TNI AU,” ungkapnya.

Marvien mengatakan, sasaran utama dalam pengamanan ALKI 1 ini, yakni mencegah terjadi bajak laut atau perompakan dan berbagai kegiatan kapal ilegal lainnya di wilayah Indonesia. Setiap kegiatan ilegal ditemukan, TNI AU akan berusaha mengusir atau melakukan tindak lanjut. “Intinya operasi ini, meminimalisir terjadinya tindak ilegal di wilayah perairan Indonesia,” jelasnya.

Saat melakukan pengawasan di ALKI 1, pesawat Hawk tersebut akan terbang rendah agar bisa dapat mengamati dengan jelas.

“Sisi udara kami awasi. Apabila ada kejanggalan, kami informasikan titik koordinat sekian, nantinya kapal (milik TNI AL, red) bergerak ke arah itu,” ucapnya. (ska)