batampos.co.id – Siswa Sekolah Dasar Avava School kembali mengukir prestasi. Empat siswanya yang ditunjuk ikut kejuaraan terbuka Daedo VII Singapore International di Toa Payoh Sport Hall Singapore.

Kegiatan yang dilaksanakan pada Sabtu (7/12/2019) dan Minggu (8/12/2019), mereka mampu menjadi yang terbaik di kelas kyorugi.

Dari kelas kyorugi yang dilombakan, siswa Avava School mampu menyabet 4 medali.

Mereka ialah Julbriana Tan menyabet medali emas, Gavrill Kwok, Febby Aulia dan Kenji Benedict Kohlee yang meraih medali perak.

Kepala Sekolah Dasar (SD) Avava School, Santo Situmorang, mengaku bangga dengan prestasi para siswanya tersebut.

Ia tak menyangka siswanya akan menyabet 4 medali di kejuaraan taekwondo tingkat internasional itu.

“Saya sangat berterimakasih kepada pelatih taekwondo dalam hal ini Sabeum Soewito Trikusuman yang sudah melatih para siswa dengan kesabaran dan keuletannya sehingga siswa kami mampu membuktikan dan mengharumkan nama sekolah,” jelasnya, Jumat (13/12/2019).

“Ini sesuai dengan keinginan kami yang akan meningkatkan mutu dan prestasi siswa,” ujarnya lagi.

Kepala Sekolah SD Avava School Santo Situmorang, Sabeum Soewito Trikusuman, Sabeum Bintang bersama para juara dan orangtua siswa yang juara. Foto. Soewito untuk batampos.co.id

Saat ini, lanjutnya, di Avava School sudah memiliki pelatih taekwondo yang bersertifikasi Dan Kukkiwon. Itu berarti kata dia, tingkatan Dan ini diakui di dunia internasional, dan berlaku di seluruh dunia.

“Tinggal kami dari sekolah saja yang harus melakukan pembinaan dan mensupport siswa untuk mengukir prestasi,” katanya.

“Salah satunya dengan menyediakan fasilitas yang memadai,” terangnya lagi.

Ke depan, Santo menegaskan, pihak sekolah akan melakukan pembinaan secara berkelanjutan dan berkesinambungan.

“Intinya keberhasilan siswa, prestasi siswa merupakan kebanggaan sekolah,” paparnya.

“Tidak ada yang tidak bisa kalau semua bersatu kompak menuju kemajuan dengan cara mengukir prestasi,” ujarnya.

Salah satu siswa, Julbriana Tan, mengaku bangga karena mampu mengharumkan nama sekolah dan Dojang Kharisma Bangsa tempatnya berlatih di kejuaraan terbuka Daedo VII Singapore International.

Sementara itu, Pelatih Taekwondo Kharisma Bangsa Sabeum Soewito Trikusuman menuturkan, hasil ini merupakan yang terbaik.

Karena sebelumnya para taekwondoin sudah diberikan latihan maksimal.

”Seseorang yang ingin jadi atlet harus latihan terus. Latihan yang kami berikan meliputi latihan fisik, jurus poomsae, kyorugi, kecepatan dan kekuatan teknik tendangan. Jangan berlatih jika hanya mendekati event saja,” ujar Dan IV Kukkiwon itu.

“Kami tidak pernah putus dalam menerapkan pembinaan secara terpusat dan berkesinambungan,” katanya lagi.(eja)