batampos.co.id – Kepala Badan Pengusahaan (BP), Muhammad Rudi, akan merombak total pejabat di pelabuhan dan Bandara Internasional Hang Nadim Batam.
Selain itu, dirinya juga akan merubah proses perizinan di BP Batam menjadi lebih singkat.
Jalan yang akan diambil yakni merombak total pejabat di Badan Layanan Umum (BLU) tersebut.
“Perizinan dalam hitungan hari harus selesai,” katanya, Rabu (18/12/2019).
Kata dia, awalnya perombakan selesai pada awal Desember. Namun tidak terwujud karena terkendala Susunan Organisasi dan Tata Kerja (SOTK).
“Tapi itu saya sudah tandatangani kemarin, Januari atau Februari akan dirombak total,” kata Rudi lagi.
Kata dia, yang pertama kali dirombak adalah struktur pada bagian terkait di kepelabuhanan dan Bandara.
Khusus untuk kepelabuhanan, pihaknya akan membuka kesempatan Sumber Daya Manusia dari luar BP Batam untuk mengikuti lelang jabatan.
Tidak hanya itu, pengurus dan pejabat di Bandara juga akan ditinjau kembali.
“Saya ingin tenaga profesional yang kelola pelabuhan,” jeasnya.

Menurutnya jika pelabuhan dikelola tenaga profesional, dipastikan akan banyak investasi yang masuk.
“Selama ini, orang mengeluhkan proses pelabuhan tak sempurna tak seperti negara tetangga. Ssaya tak bilang akan sama (seperti negara tetangga,red), minimal mendekatilah,” papar dia.
Rudi memastikan kalangan profesional bukan dari Aparatur Sipil Negara (ASN).
“Kami buka kesempatan ini untuk SDM se Indonesia,” kata dia.
Ia bahkan mengatakan, pengelolaan Bandara Internasional Hang Nadim belum maksimal.
Sekarang kata dia, Bandara Hang Nadim hanya sebagai tempat turun dan naik penumpang saja.
“Ini (naik-turun penumpang,red) tak mampu mendatangkan pendapatan dalam jumlah yang besar,” jelasnya.
Karena itu lanjutnya pengurus dan pejabat di Bandara Internasioanl Hang Nadim Batam akan tinjau kembali.
Ia berharap ke depannya Bandara Internasional Hang Nadim tidak hanya berfungsi sebagai naik dan turunnya penumpang saja.
“Jasa kargo akan kami ambil,” ujarnya.
Saat ini lanjutnya, rencana pembangunan terminal dua terus berjalan dan April segera akan dibangun.
“Bangunnya tidak pakai uang BP, tapi umum. Mudah-mudahan tahun depan bisa kami selesaikan,” jelasnya.(iza)
