Jumat, 17 April 2026

Diprotes Ruko Pembuatan Alat Kapal Ditutup

Berita Terkait

batampos.co.id – Aktivitas pembuatan alat kapal khususnya untuk alat instalasi kelistrikan kapal di salah satu ruko di komplek pasar Fanindo dihentikan sementara waktu.

Penghentian ini menyusul adanya protes dari masyarakat sekitar sebab aktivitasnya mengganggu kenyamanan warga sekitar.

“Dari kelurahan suruh berhenti karena diprotes warga,” ujar pria paruh baya pemilik Ruko yang enggan namanya ditulis, Jumat (20/12/2019).

Sebelum diinstruksikan berhenti, masyarakat sekitar merasa sangat terganggu dengan aktifitas Ruko yang berada persis di samping pemukiman warga itu.

Ilsutrasi

Aktivitas pembuatan alat instalasi kelistrikan kapal dengan mesin, menyebabkan lingkungan udara di pemukiman warga tercemar. Selain itu, suara bising mesin produksi juga mengganggu kenyamanan warga.

Warga kemudian mendatangi kantor Kelurahan Tanjunguncang dan mendesak pihak kelurahan segera mengambil tindakan.

“Tadi warga datang ke kantor minta ditindaklanjuti. Sementara dihentikan karena permintaan warga,” ujar Lurah Tanjunguncang, Anwaruddin.

“Pemilik ruko disarankan untuk jumpai lagi dengan warga untuk solusi terbaiknya. Jika warga kembali mengizinkan ya boleh dibuka lagi. Kalau tak ya tak boleh,” ujarnya lagi.(eja)

Update