batampos.co.id – Bandara Hang Nadim Batam, jelang Natal dan Tahun Baru mulai padat. Sebanyak 40.843 penumpang berangkat dan 37.689 orang datang melalui Hang Nadim sejak H-10 Natal.
Direktur Badan Usaha Bandar Udara Hang Nadim, Suwarso, menyebutkan peningkatan penumpang memang sudah mulai terlihat sejak H-10 Natal.
Penumpang yang datang dan berangkat melalui Hang Nadim, melebihi batas normal. Biasanya hanya 6.000-an orang.
“Jadi, sudah naik dibanding hari biasanya,” ujarnya, Jumat (20/12/2019).
Ia merinci, penumpang yang berangkat pada 15 Desember sebanyak 8.246 orang dan datang 7.450 orang.
Sedangkan 16 Desember tercatat penumpang berangkat 7.627 orang dan datang 7.088 orang.
Lalu, 17 Desember penumpang yang datang 7.418 orang, berangkat 7.714 orang. Kemudian, 18 Desember sebanyak 7.800 orang yang datang dan 8.561 orang berangkat.

Sedangkan pada 19 Desember ada 7.933 orang yang datang dan berangkat 8.650 orang.
Pemantauan jumlah penumpang ini, kata Suwarso, akan terus dilaksanakan.
Selain itu, posko pemantauan mudik Natal sudah didirikan sejak 19 Desember lalu.
Selama mudik Nataru, terdapat dua posko untuk pemantauan arus lalu lintas penumpang.
Satu posko terpadu atau gabungan yang terletak di bagian depan terminal Hang Nadim. Satunya lagi pos khusus pemantauan data lalu lintas penumpang.
Terkait puncak mudik Nataru, Suwarso memprediksi terjadi pada H-3 Natal, 22 Desember. Penumpang yang memadati Hang Nadim diperkirakan lebih dari 8.000 orang.
“Tapi belum ada penambahan penerbangan (extra flight). Apabila ada tambahan penerbangan, mungkin bisa lebih padat lagi,” ucapnya.
Sementara itu, pihak ASDP cabang Batam juga sudah menyiapkan beragam fasilitas guna melayani pemudik Natal dan tahun baru.
Manager Usaha ASDP cabang Batam, Firdaus mengaku, untuk mengakomodir jumlah penumpang untuk rute Batam menuju Kuala Tungkal akan melayani 5 kali pelayaran.
“Hal ini untuk mengantisipasi lonjakan penumpang. Karena rute Batam ke Riau (Sei Selari) masih belum dijalani. Makanya kami tambah frekuensi pelayaran ke Kuala Tungkal,” ujarnya.(ska)
