batampos.co.id – Dinas Sosial dan Pemberdayaan Masyarakat (Dinsos-PM) Batam sudah merampungkan perbaikan 55 unit rumah tidak layak huni (RTLH) tahun ini.
Kepala Dinsos-PM Batam, Hasyimah, mengatakan, rumah yang berlokasi di pesisir sudah selesai dan tinggal finalisasi saja. Pengerjaan saat ini sudah berjalan 98 persen.
”Alhamdulillah selesai tepat waktu. Karena target akhir tahun ini dan minggu ketiga ini sudah selesai diperbaiki,” kata dia, Sabtu (21/12/2019).
Ia menyebutkan program pengentasan kemiskinan ini masih terus berlanjut di tahun berikutnya. Meskipun jumlahnya tidak banyak. Hal ini karena keterbatasan anggaran, hanya sembilan unit RTLH yang akan diperbaiki tahun depan.
”Itu yang berada di bawah Dinsos-PM ya. Kalau di dinas lain juga ada tapi yang biayai pusat. Itu di Perkimtan,” sebutnya. Program yang sudah bergulir sejak 2011 ini sudah berhasil merehab ribuan rumah tak layak huni. Setiap tahun rata-rata 100 rumah masuk dalam program ini. Tergantung ketersediaan anggaran yang ada.
”Kami selalu mengusulkan, namun kan itu tergantung uang ada atau tidak. Kalau usulan dari lurah yang diterima ada ratusan rumah yang butuh bantuan ini. Meskipun belum semua namun kami berupaya mewujudkan perbaikan walau belum maksimal,” bebernya.
Hal senada dikatakan Wakil Waki Kota Batam, Amsakar Achmad, beberapa waktu lalu, program RTLH memang mengalami penurunan. Namun, perbaikan tetap berlanjut melalui program bantuan stimulan perumahan swadaya (BSPS) dari Kementerian PUPR.
”Usulan tetap diterima dan dilaksanakan tahun depan. Tapi nanti pusat yang bantu. Sebab APBD tahun ini belum bisa,” sebutnya. (yui)
