batampos.co.id – Diduga karena ditinggal istrinya ke Batam, Sugeng Riyadi, 37, warga Dusun Cangkringan, Desa Sumberjo, Kandat, Kediri, nekat mengakhiri hidupnya dengan cara gantung diri.
Petani ini ditemukan tergantung di pohon johar pekarangan tetangganya, Minggu (22/12/2019).
Saat ditemukan, kondisi jasadnya sudah membusuk dan ditengarai sudah lebih tiga hari tewas.
“Korban ditemukan dalam keadaan menggantung sekitar pukul 15.30 WIB,” terang Kasihumas Polsek Kandat, Bripka Sugianto.
Diduga Sugeng gantung diri karena ditinggal istrinya pergi ke Batam. Ironisnya, kepergian sang istri tanpa pamit. Dia juga membawa anak semata wayangnya.
Sekitar tiga bulan silam, Sugeng pernah mengirim pesan singkat pada Kepala Dusun (Kasun) Cangkringan, Gatut Eko Suyoto, 52.

Intinya ia akan bunuh diri di pohon mauni karena ada permasalahan asmara. Namun batal dilakukan.
Bowo, 35, tetangga Sugeng, menyebut sudah tiga hari temannya itu meninggalkan rumah.
Ditengarai ketika itulah ia nekat gantung diri. Kali pertama jasadnya ditemukan Siti Rofi’ah, 52, tetangga.
Sore itu, Siti mencari kayu bakar di pekarangan Karwiyah. Tanpa sengaja dia terkena tetesan air dari atas pohon.
“Saksi lalu melihat ke atas dan ternyata ada orang menggantung,” ujar Sugianto.
Makanya, Siti segera memberitahu Kasun Gatut lantas diteruskan ke Polsek Kandat.
“Jarak antara korban dengan tanah tingginya sekitar 10 meter,” ungkap Sugianto.
Leher Sugeng terjerat tali tampar biru di pohon jowar setinggi sekitar 15 meter. Dari TKP, polisi mengamankan tali 2 meter, dompet berisi KTP serta uang Rp 25 ribu dan celana panjang hitam.
Tidak ditemukan tanda-tanda kekerasan. Korban murni meninggal bunuh diri.
“Jenazah telah diserahkan ke pihak keluarga,” pungkas Sugianto.(jpg)
