Jumat, 24 April 2026

Pilot dan Kapten Kapal Dites Urine

Berita Terkait

batampos.co.id – Polda Kepri bersama dengan BNNP Kepri melaksanakan tes urine terhadap para pilot, co pilot dan kru pesawat di Bandara Internasional Hang Nadim, Senin (23/12/2019).

Kegiatan ini demi memastika para pilot dalam keadaan sadar dan tidak terpengaruh obat-obatan terlarang, saat membawa pesawat.

Kapolda Kepri, Irjen Andap Budhi Revianto, mengaku kegiatan ini masih dalam rangkaian Operasi Lilin Seligi 2019.

“Kami bekerjasama dengan BNNP Kepri beserta rekan-rekan bandara dan TNI, untuk memastikan keamanan penerbangan dan kinerja para pilot serta krunya,” kata Irjen Andap Budhi Revianto, Senin (23/12/2019).

Ia berharap dengan pelaksanaan tes urine ini, dapat menjamin keadaan kondusif selama penerbangan.

Andap mengatakan pelaksanaan tes urine ini dibagi dalam 4 tim kecil, namun lengkap. Tim kecil ini terdiri dari petugas BNN, polisi, bandara serta stakeholder terkait lainnya.

Ilustrasi Tes Urine. Foto: Yulitavia/batampos.co.id

Dalam operasi lilin ini, Andap mengatakan ada beberapa hal yang ingin dicapai. Seperti pelayanan transportasi lancar, keselamatan masyarakat, bebas dari berbagai tindak kejahatan seperti percaloan dan hipnotis.

“Kami secara keseluruhan sudah mengantisipasi dan berusaha menjaga keamanan dan keselamatan masyarakat. Demi mencapai itu, kami menjalin kerjasama dengan berbagai pihak, termasuk TNI, dan stakeholder lainnya,” ungkapnya.

Kepala BNNP Kepri, Richard Nainggolan, mengatakan, ada beberapa pilot, co pilot dan kru pesawat yang dilakukan tes urin.

Selain bandara, ia menuturkan tes urine juga dilakukan di pelabuhan-pelabuhan yang ada di Kepri.

“Bandara itu ada dua, satu di sini (Batam) dan Tanjungpinang. Lalu seluruh pelabuhan yang ada di Batam,” ungkapnya.

Untuk penerbangan, kata Richard tidak hanya domestik saja. Tapi juga penerbangan internasional.

Selain melakukan pengecekan terhadap pilotnya, juga dilakukan pengecekan terhadap bawaan para penumpang.

Namun sejauh ini, hasil pemeriksaan tes urine di bandara maupun pelabuhan, belum mendapati adanya awak pesawat maupun kapal, terindikasi menggunakan narkoba.

“Sejauh ini negatif,” pungkasnya.(ska)

Update