batampos.co.id – PT Perusahaan Gas Negara Tbk. (PGN) sigap memberikan langkah solutif kepada para pelanggan rumah tangga (RT) di sejumlah wilayah di Jakarta yang wila-yahnya mengalami perbaikan dan perawatan pipa gas bumi.

Dijelaskan Direktur Utama PGN, Gigih Prakoso, untuk memenuhi pasokan gas RT, PGN untuk sementara waktu menyalurkan Compress Natural Gas (CNG) pada 6.896 pelanggan RT di lima lokasi di wilayah Jakarta Timur.

Di antaranya Metering Regulating Station (MRS) Rusun Klender, Perumnas Klender, Rawamangun, Pulomas dan Pulogadung.

”Penggunaan CNG ini merupakan upaya PGN untuk memastikan bahwa setiap pelanggan tetap dapat memenuhi kebutuhan energi gas bumi selama perawatan jaringan pipa dilakukan,” paparnya.

“Ini juga bukti kehandalan PGN sebagai perusahaan yang telah lebih dari setengah abad membangun Infrastruktur gas di berbagai daerah di Indonesia,” jelas Gigih lagi saat melakukan inspeksi terkait kesiapan posko injeksi CNG di lima lokasi di wilayah Jakarta Timur, Selasa (24/12/2019) malam.

PGN, lanjut Gigih, memastikan bahwa penyaluran gas ke pelanggan rumah tangga berlangsung aman pada liburan natal tahun ini.

Gigih Prakoso (baju biru tengah), Direktur Utama PGN, meninjau langsung proses injeksi CNG di Jakarta. Foto: PGN untuk batampos.co.id

Termasuk di wilayah Jakarta Timur, dimana di kawasan tersebut tengah dilakukan perawatan pipanisasi gas bumi.

Penggunaan CNG juga menjadi bagian dari solusi yang dilakukan oleh PGN untuk memenuhi kebutuhan gas para pelanggan rumah tangga.

”Kami menyampaikan terima kasih atas dukungan masyarakat yang terus mengoptimalkan pemanfaatan gas bumi,” katanya.

“Ini adalah upaya kita bersama untuk menjadikan gas bumi sebagai solusi bagi ketahanan energi nasional dan mengurangi ketergantungan pada energi fosil yang banyak diimpor,” tegas Gigih.

Sedang Sales Area Head PGN Area Jakarta, Iwan Yuli Widyastanto, menambahkan, sebelumnya PGN tengah melakukan perawatan pipa gas bumi yang dilakukan di 13 titik Kawasan industri Pulogadung.

Dari 6.896 pelanggan rumah tangga terdampak, hampir 5.000 pelanggan ada di wilayah Klender.

PGN melakukan injeksi CNG di lima titik di wilayah Jakarta Timur dengan total kebutuhan sekitar 5800 meter kubik per dua hari.

“Sejak Rusun Klender menjadi pelanggan PGN mulai dari tahun 1998 hingga saat ini, aliran gas bumi tidak pernah mati,” tuturnya.

”Injeksi CNG ini merupakan inisiatif yang tepat, sehingga pelanggan tidak merasakan dampak apapun dari perawatan pipa gas bumi yang dilakukan PGN,” tambah Iwan.

Lebih lanjut Gigih menambahkan, sebagai sub-holding gas dan pionir pemanfaatan gas bumi di Indonesia, PGN terus mendorong percepatan dan perluasan penggunaan gas bumi untuk rumah tangga.

Program pembangunan jaringan gas rumah tangga (Jargas) ini dilakukan melalui tiga strategi.

Pertama, bekerjasama dengan Kementerian ESDM melalui pemanfaatan alokasi dana di APBN.

Kedua, secara internal, PGN memiliki program jargas yang dibiayai secara mandiri oleh perusahaan.

Ketiga dengan melibatkan investor dalam pembangunan jargas. Di tahun 2020, rencana konstruksi jargas yang menggunakan dana APBN akan dibangun di 49 kabupaten/kota sebanyak 266.070 SR.

Sedangkan dana mandiri PGN sebanyak 50.000 SR dan kerjasama dengan investor sebesar 500.000 sambungan.

”Komitmen PGN bersama pemerintah memperluas pemanfaatan gas bumi ke berbagai segmen pelanggan. Gas bumi energi yang ramah lingkungan, efisien, kompetitif dan sumbernya sangat besar di dalam negeri. Sangat tepat untuk mewujudkan kedaulatan energi nasional,” tegas Gigih.(*)