batampos.co.id – Kebun rambutan milik Bupati Karimun, Aunur Rafiq, di Parit Muda, Kelurahan Tanjungbatu Barat, Kecamatan Kundur, ludes terbakar sejak Senin (30/12/2019).

Api sulit dipadamkan karena lahan gambut. Namun setelah petugas kebakaran dibantu anggota Polsek Kundur berjibaku dengan alat tiga unit mesin pompa dan satu unit mobil pemadam kebakaran, akhirnya api dapat dipadamkan.

Upaya pemadaman api dipimpin langsung Kapolsek Kundur, Kompol Endi Endarto. Selain kebun rambutan, api juga melahap kebun karet yang bersebelahan dengan kebun rambutan.

Bahkan api sudah mendekati rumah panggung yang dulu ditempati Bupati Karimun, Aunur Rafiq saat kecil.

Beruntung puluhan anggota Polsek Kundur dibantu organisasi masyarakat Melayu Raya memadamkan api yang belum diketahui dari mana asal api tersebut.

Anggota Polsek Kundur memadamkan api yang membakar kebun rambutan milik Bupati Karimun, Aunur Rafiq, Selasa (31/12/2019). Foto: Imam Sukarno/batampos.co.id

”Asal api belum diketahui namun diduga berasal dari sisa pembakaran sampah,” jelasnya.

Percikan api lanjutnya merambat ke kebun dan membakar daun kering.

“Kita gunakan tiga unit mesin pompa air, selang dan mobil Damkar untuk memadamkan api. Alhamdulillah api sudah dapat dipadamkan,” kata Kapolsek.

Kebun produktif yang terbakar diperkirakan ada 2,5 hektare.

”Untuk mengantisipasi kebakaran, lokasi perkebunan terus kita pantau, anggota juga melakukan patroli agar tidak terjadi kebakaran serupa,” tambahnya.

Menurut keterangam Atan, selaku pemilik kebun karet yang terbakar, mengatakan dirinya mendapat informasi terkait kebakaran Senin (30/12/2019) sore.

Tepatnya saat dia bermain badminton mendapat telepon dari temannya, bahwa kebun karetnya terbakar.

“Saat tiba di kebun, api sudah membesar dan membakar kebun karet,” katanya.

Beruntung ada anggota Polsek yang membantu memadamkan api sehingga api tidak merambat ke sejumlah kebun yang berada di sebelahnya.

”Terima kasih bapak Kapolsek Kundur dan anggota yang sudah membantu memadam-kan api bahkan sampai sekarang masih bekerja di kebun karet,” ujar Atan.(ann)