Rabu, 8 April 2026

Lokasi Wisata Pantai Padat

Berita Terkait

batampos.co.id – Lokasi wisata pantai di sepanjang Jalan Trans Barelang dipadati ribuan pengunjung selama liburan Tahun Baru, Rabu (1/1/2020).

Kepadatan ini terlihat mulai dari antrean kendaraan roda dua dan empat di sepanjang Jalan Trans Barelang yang dimulai dari Simpang Barelang, Tembesi.

Pantauan di lapangan, arus lalu lintas di sepanjang Jalan Trans Barelang padat merayap. Sejak pagi mulai pukul 09.00 WIB hingga pukul 11.00 WIB, banyak kendaraan menuju ke arah kawasan Barelang.

Selanjutnya pada sore hari, kendaraan terlihat meninggalkan kawasan Barelang mulai pukul 15.00 WIB hingga malam hari.

Keramaian lokasi wisata dimulai dari Jembatan I hingga ke pantai ujung Pulau Galang. Pantai Elyora di dekat Jembatan VI Barelang misalkan, sekitar lima ribu pengunjung berjubel di sepanjang pantai tersebut.

Wisatawan umumnya datang berkelompok menggelar tikar atau menyewa tenda untuk bersantai dan bermain bersama keluarga.

Hampir semua pengunjung menggelar makan bersama dan memanggang ikan di lokasi wisata yang dituju.

Ribuan warga Batam memadati pantai untuk mengisi waktu liburan tahun baru 2020. Foto: Dalil Harahap/batampos.co.id

Situasi yang sama juga terjadi di pantai Mirota, Melur, Setokok dan pantai-pantai lainnya di sana.

Meskipun berjubel dengan pengunjung, situasi keamanan di lokasi wisata berjalan kondusif.

Pengawasan dari pihak kepolisian cukup maksimal baik untuk kelancaran arus lalu lintas ataupun keamanan lokasi wisata.

Di sepanjang jalan juga tersedia puluhan ambulans baik dari instansi pemerintah daerah ataupun swasta.

”Belasan ribu pengunjung yang melewati Jembatan I Barelang. Sudah bisa dipastikan padat merayap di lokasi wisata pantai di sepanjang Jalan Trans Barelang,” ujar petugas kepolisian di Pos Pengamanan Natal dan Tahun Baru Jembatan I Barelang.

Tak hanya di pantai, wisatawan juga terlihat ramai di Jembatan Barelang dan Pantai Dendang Melayu.

Arus lalu lintas di jalan menuju tempat tersebut juga dipadati oleh kendaraan roda dua, roda empat maupun bus wisatawan.

Kendaraan yang baru saja pulang dari tempat wisata bahkan mengular dan macet total dari Jalan Trans Barelang hingga Jalan R Soeprapto.

Itu karena jalur menuju Batam Center ditutup, sehingga pengendara harus memutar jauh ke U-turn dekat SP Plaza agar bisa berbalik menuju Batam Center.

Sementara itu, sejumlah wisatawan yang ditemui Batam Pos mengaku sengaja menghabiskan waktu liburnya untuk berkunjung ke tempat wisata yang ada di Batam.

Kurniawan misalnya, sengaja menyeberang dari Singapura ke Batam untuk berlibur tahun baru.

”Saya kerja dan tinggal di sana. Tapi setiap tahun, saya libur tahun baru bersama keluarga di Batam,” katanya.

Ia memboyong serta keluarganya untuk berkumpul dan menikmati masa liburan tahun baru itu.

Menurutnya, momen libur seperti ini merupakan kesempatan untuk meningkatkan kualitas kebersamaan dengan keluarga.

”Jarang ketemu, paling pas hari libur saja ngumpul,” ungkapnya.

Hal yang sama juga diungkapkan Dian, warga Batam yang berkunjung ke lokasi tersebut.

Sama seperti ribuan pengunjung lain, Dian mengaku Jembatan Barelang merupakan lokasi favorit warga Batam untuk menghabiskan masa liburan.

Bukan saja libur cuti akhir tahun, melainkan libur akhir pekan juga ia sempatkan diri untuk menikmati ikon wisata Batam tersebut.

”Fasilitasnya juga sudah lumayan bagus. Tempat parkir luas, karcis masuk murah,” jelasnya.

Sementara di objek wisata Pantai Vio Vio di Pulau Galang, juga dipenuhi banyak pengunjung, baik itu yang sudah berkelurga maupun muda-mudi.

Herman, salah satu pengunjung mengaku memanfaatkan momentum cuti bersama setelah sebelumnya merayakan Natal bersama keluarganya.

Hamparan pasir putih dan estetika alamn pantai tersebut, seolah memberikan kesan mendalam bagi setiap pengun-jungnya.

”Selain pantainya yang indah, wahana permainan air banyak. Jadi, anak-anak bisa nyaman bermain,” katanya, Rabu (1/1).

Masuk ke pantai Vio-Vio tidak perlu merogoh kocek terlalu dalam. Dengan 10 ribu rupiah per orang, pengunjung sudah bisa menikmati alam dan pantai sepuasnya.

Sedangkan untuk bersantai di sana, ayah dua anak itu membawa tikar dari rumah.

”Hemat di kantong lah,” tutur Herman.

Pengunjung lainnya, Padmi, mengaku datang bersama beberapa rekan seusianya. Mereka memilih pantai karena dinilai lebih tenang.

”Kalau mal sudah pasti ramai. Lagian momen liburan seperti ini paling seru jalan-jalan ke pantai,” ucap Padmi.

Selain Pantai Vio-Vio, Pantai Melayu juga tak kalah ramai diserbu pengunjung. Objek wisata yang terletak di Balerang ini dihubungkan dengan jembatan Balerang.

Pantai ini memiliki kondisi yang tertata rapi untuk tempat wisata. Tina, warga Batam Center, mengaku sejak pagi hari datang ke pantai Melayu untuk menghabiskan liburan berenang bersama keluarga.

”Selain menyediakan fasilitas yang cukup. Harga yang ditawarkan juga terjangkau dan pas di kantong,” katanya.(eja/rng/une)

Update