batampos.co.id – Beberapa orang saksi telah diperiksa polisi terkait kebakaran Rumah Makan Bandar Jaya di Jalan Fisabilillah, Kamis (2/1/2020) lalu.

Dari pemeriksaan itu, polisi menyimpulkan dugaan sementara penyebab kebakaran karena aktivitas pengelasan dari atap rumah makan.

“Kebakaran berawal dari pengelasan di atap rumah makan. Itu yang kami terima dari hasil pemeriksaan saksi sementara,” ujar Kapolsek Batamkota AKP, Restia Octane Guchy, Jumat (3/1/2020).

Menurut dia, percikan api yang keluar dari mesin las itu menyambar ke beberapa barang yang mudah terbakar dan menyebabkan api dengan cepat membesar.

Hingga kemarin, pihaknya belum ada menetapkan status tersangka terhadap beberapa orang saksi akibat kelalaian yang menyebabkan kebakaran tersebut.

Api membakar atap Rumah Makan Bandar Jaya yang berada di Jalan Raja Haji Fisabilillah, Batam Center, Kamis (2/1/2020) sore. Foto: Cecep mulyana/batampos.co.id

Sebab, dari pemilik rumah makan sendiri tidak ada menuntut ganti rugi atas kejadian kebakaran itu.

“Jadi untuk pemiliknya sendiri tidak ada menuntut,” tuturnya.

Sementara itu, garis polisi masih terpasang di lokasi kebakaran. Guchy mengatakan, garis polisi itu nantinya akan dilepas setelah polisi selesai melakukan penyelidikan.

Ia mengatakan masih terus melakukan penyelidikan terkait penyebab kebakaran.

“Kami masih dalami karena masih dugaan sementara,” kata dia.

Dalam berita sebelumnya, si jago merah melahap Rumah Makan Bandar Jaya disamping Stasiun Pengisian Bahan Bakar (SPBU) Simpang Bundaran Madani, Kamis (2/1/2020) sekitar pukul 16.00 WIB.

Api baru bisa dipadamkan setelah dua jam kemudian setelah beberapa unit mobil pemadam kebakaran tiba di lokasi kejadian.(gie)