Jumat, 10 April 2026

Usai Dilebarkan, Ruas Jalan Laksamana Bintan Malah jadi Begini

Berita Terkait

batampos.co.id – Wali Kota Batam, Muhammad Rudi, akan menyurati Plt Gubernur Kepri, Isdianto, terkait kelanjutan proyek pelebaran Jalan Laksamana Bintan Seipanas menuju terowongan (underpass) Pelita.

“Saya sudah panggil Pak Yu (Yumasnur) kemarin. Saya tanya jalan apa saja yang akan dikerjakan tahun ini. Kalau tidak salah provinsi nol, sedangkan jalan tersebut proyeknya provinsi,” kata Rudi, Jumat (3/1/2020).

Ia menjelaskan, saat ini kondisi jalan sangat tidak bagus akibat proses pengerjaan yang belum selesai.

Misalnya, jalur dari arah Simpang BNI menuju ke terowongan Pelita. Di jalur itu, ada ruas jalan yang dilebarkan di sisi kiri.

Namun di tengahnya masih ada gundukan tanah yang dibiarkan begitu saja, lalu disambung akses jalur lama di sisi kanan untuk berputar arah menuju ke Simpang Kuda, Seipanas.

Pengendara selalu mengeluhkan ini karena jalan tidak rata dan pengerjaannya belum tuntas.

“Kan tidak bagus dilihat itu. Bahkan kalau dibiarkan bisa membahayakan pengendara nanti. Sebab jalan tidak rata dan bergelombang,” jelasnya.

Proyek pelebaran jalan di kawasan Seipanas, tepatnya di Jalan Laksamana Bintan beberapa waktu lalu. Setelah dilebarkan ruas jalan tersebut justru membahayakan pengendara dikarenakan badan jalan bergelombang dan semrawut. Foto: Cecep Mulyana/batampos.co.id

Untuk itu, ia meminta kejelasan terkait kelanjutan jalan tersebut. Batam, menurutnya, merupakan lokomotif perekonomian Kepri.

Apabila kondisi jalannya seperti itu, tentu bisa mengganggu dan menjadi penilaian investor yang akan masuk ke Batam.

“Makanya saya mau jalan ini tetap dilanjutkan tahun ini. Saya juga jadi terkendala buat taman kalau jalan tidak selesai,” ungkap Rudi.

Ia menambahkan, pembangunan infrastruktur masih menjadi prioritas tahun ini. Sesuai dengan target, tahun 2025 nanti seluruh jalan diharapkan bisa menyatu dan terhubung.

“Saya mau pastikan dulu. Kalau kesepakatan dengan Gubernur yang lama itu, pelebaran sampai selesai. Kami usulkan sesuai dengan kebutuhan dan mereka tinggal bangun saja,” lanjut mantan Anggota DPRD Batam ini.

Mengenai proyek 2020 ini, Rudi menyebutkan sesuai dengan rencana. Semua OPD sudah dipanggil untuk segera mulai bekerja untuk realisasi tahun ini.

“Makanya biar kerja lancar, salah satu yang harus selesai adalah persoalan tunda bayar ini. Kemarin saya sudah rapatkan. Dua minggu ini selesailah,” harapnya.(iza)

Update