batampos.co.id – Dinas Cipta Karya dan Tata Ruang (DCKTR) Batam masih akan melanjutkan pembangunan infrastruktur Masjid Sultan Mahmud Riayat Syah yang berlokasi Batu Aji tahun ini.

Kepala DBMSDA, Suhar, mengatakan, ada beberapa aspek yang harus dilanjutkan tahun ini.

Pihaknya sudah menyiapkan anggaran sebesar Rp 103 miliar untuk merampungkan proyek selama beberapa bulan ke depan.

“Kita lakukan lelang lagi. Jadi belum tahu pemenangnya apakah masih sama dengan tahun lalu atau pemenang baru,” kata dia, Sabtu (4/1/2020).

Suhar menyebutkan, pekerjaan lanjutan masjid yaitu, menara dengan tinggi 77 meter sebanyak lima unit.

Pengunjung berfoto dengan latar Masjid Sultan Mahmud Riayat Syah di Tanjunguncang, Batuaji, beberapa waktu lalu. pemko Batam akan melanjutkan pembangunan infrastruktur lanjutan di masjid tersebut dengan anggaran Rp 103 miliar.  Foto: Dalil Harahap/batampos.co.id

Sebelumnya sudah ada satu menara pandang dengan tinggi 99 meter. Menara ini sudah berfungsi dan bisa dinikmati pengunjung.

“Tinggal serah terima dari kontraktor. Paling tinggal pengecekan agar menara tidak ada masalah ke depannya,” ujarnya.

Kedua pemasangan pendingin ruangan salat, pemasangan karpet ruang utama. Untuk karpet dipilih dengan kualitas yang bagus.

Karpet memiliki ketebalan hingga 1.9 sentimeter nantinya. Selanjutnya, pemasangan kaca patri atau penutup ruangan salat, taman, penambahan kolam air mancur di halaman utama dan terakhir penyelesaian ornamen-ornamen.

“Dokumen lelang sudah siap, tinggal diupload saja. Mudah-mudahan secepatnya bisa dapat pemenang lelang. Sehingga pekerjaan juga bisa dimulai,” harapnya.

Namun sebelum itu, pihaknya harus menyelesaikan tunda bayar dalam waktu dekat ini. Ia menyebutkan,

Masjid Sultan termasuk salah satu yang belum menyelesaikan pembayaran.

“Masih ada sekitar Rp 15 miliar lagi. Kemarin sudah dibahas bersama pimpinan, dalam dua minggu ini selesai,” imbuhnya.(yui)