batampos.co.id – Dinas Bina Marga dan Sumber Daya Air (DBMSDA) Batam kembali melanjutkan pengerjaan proyek jalan tahun ini.

Selain proyek yang dibiayai dari anggaran pendapatan dan belanja daerah (APBD), ada juga pengerjaan lanjutan yang merupakan proyek dari peme-rintah pusat.

Kepala DBMSDA Batam, Yumasnur, mengatakan, proyek lanjutan yang merupakan prioritas.

Tahun ini Pemko Batam akan melanjutkan proyek pelebaran jalan. Ada sekitar tujuh lokasi di Kota Batam yang akan dilebarkan. Foto: Cecep Mulyana/batampos.co.id

Di antaranya:

  1. Pelebaran jalan dari Simpang Princes menuju Tiban Mentarau, Sekupang.
  2. Pelebaran jalan menuju Bengkong Seken.
  3. Simpang Kepri Mall menuju Masjid Raya Batam Center.
  4. Kepri Mall menuju Panbil.
  5. Simpang Baloi Center ke arah Kecamatan Lubukbaja.
  6. Apartemen Harmoni menuju Polsek Lubukbaja.
  7. Simpang KDA menuju Bandara Hang Nadim Batam.

”Kira-kira inilah beberapa ruas jalan yang akan dilanjutkan tahun ini. Semua merupakan proyek lanjutan,” ujarnya, Senin (6/1/2020).

Sedangkan untuk proyek nasional, Yumasnur mengatakan, tidak akan dilanjutkan tahun ini.

Jalan Diponegoro di Seiharapan menuju Batuaji sudah selesai dilebarkan hingga pengaspalan.

”Karena keterbatasan anggaran, jadi proyek akan dilanjutkan tahun 2021 mendatang,” sebutnya.

Sementara itu, Wali Kota Batam, Muhammad Rudi, mengatakan, pengerjaan proyek yang tidak dianggarkan tahun ini yaitu pelebaran dari Simpang Frangky menuju Rosedalle dan Simpang BNI menuju underpass atau terowongan Pelita.

”Harusnya kan dilanjutkan itu. Namun, saya dengar dari Pak Yu tidak tahun ini. Saya akan surati soal ini ke Plt Gubernur, agar bisa dilanjutkan,” ujarnya.

Ia menilai, jalan saat ini terlihat terbengkalai pasca pengerjaan tahun lalu. Jalan yang menghubungkan Batam Center dengan Nagoya ini diharapkan tetap dikerjakan tahun ini.

”Lihat saja sekarang kan tidak bagus itu. Tak elok dilihat,” imbuhnya.(yui)