batampos.co.id – Dinas Pendidikan (Disdik) Batam mulai memetakan daya tampung jelang penerimaan peserta didik baru (PPDB) pada Mei 2020, mendatang.

Kepala Disdik Batam, Hendri Arulan, mengatakan, persiapan sudah dimulai dari sekarang, terutama kapasitas daya tampung setelah adanya tambahan satu sekolah baru tahun lalu yang sudah rampung dibangun.

“SMPN 58 sudah ready,tinggal proses pemindahaan siswa ke gedung baru saja lagi,” kata dia, Senin (1/6/2020).

Ia mengungkapkan PPDB tahun ini akan dibuka secara online atau daring.

Sistem ini sama dengan tahun lalu. Namun ada perbedaan yang cukup signifikan terhadap presentase sistem penerimaan.

Hendri menyebutkan, saat ini tim teknis PPDB tengah menyusun rencana terkait sistem daring tersebut.

Suasana PPDB di salah satu sekolah negeri di Kota Batam. Foto: Cecep Mulyana/ batampos.co.id

Berkaca dari tahun lalu, pihaknya akan meningkatkan sistem penerimaan dan meminilisir kesalahan.

“Nanti tetap sama. Ada pengukuraan jarak dari sekolah ke rumah. Orangtua tetap membawa KTP agar bisa menyesuaikan dengan lokasi sekolah,” terangya.

Kata dia, terkait daya tampung tidak ada masalah. Asalkan jumlah siswa yang masuk ke sekolah negeri dan swasta seimbang.

Namun kondisi bisa terbalik jika semua masuk ke negeri.

“Saya tegaskan kalau daya tampung negeri dan swasta cukup untuk menampung lulusan tahun ini,” jelasnya.

“Jadi tinggal orangtua saja lagi yang menentukan pilihan. Saya harap jangan ke negeri semua, karena tak akan cukup,” ujarnya lagi.

Ia mengakui, daya tampung sekolah negeri tidak akan sanggup menampung lulusan baik taman kanak-kanak maupun sekolah dasar.

“Jumlah lulusan tak jauh beda dari yang lalu. Hanya pastinya masih kami data,” katanya.

Pendataan lanjutnya diharapkan selesai bulan depan selesai.

“Jadi persiapan PPDB dimulai lebih cepat,” tambah Hendri.

PPDB akan dibuka setelah anak-anak menyelesaikan ujian nasional.

Sesuai dengan jadwal UN akan diselenggarakan April mendatang.(yui)