batampos.co.id – Sekolah Menengah Kejuruan Negeri (SMKN) 8 Farmasi Batam siap mengirimkan siswanya untuk melakukan praktek kerja industri (prakerin).

Sebanyak 101 siswa kelas 11 mulai mengikuti pelatihan selama tiga hari sebelum diterjunkan ke lapangan.

Pelatihan ini dimulai, Selasa (7/1/2020) pagi. Dengan materi tentang keperawatan untuk jurusan Asisten Keperawatan dan farmasi untuk jurusan Farmasi Klinis dan Komunitas.

Materi pelatihan diberikan oleh manajemen rumah sakit Mutiara Aini Batuaji dan Apotek Kimia Farma.

“Selama tiga hari mereka ikuti pembekalan ini. Nanti pemateri dari pihak-pihak yang bekerja sama untuk prakerin siswa kami,” ujar Wakil Kepala Humas SMKN 8, Karmila Tessa.

Para siswa SMKN 8 Kota Batam mengikuti pembekalan sebelum melakukan praktek kerja industri (prakerin). Foto: Eja/batampos.co.id

Kepala SMKN 8, Rafio, menjelaskan, pelatihan ini sebagai bekal bagi siswa yang akan prakerin.

Agar memiliki bekal dan pengetahuan yang sesuai dengan kebutuhan dari tempat prakerin mereka.

“Pembekalan ini biar mereka lebih paham apa saja yang akan dikerjakan selama prakerin nanti. Makanya kami libatkan pihak yang bersangkutan biar sejalan nantinya,” katanya.

Ia menjelaskan, dua hari selanjutnya pembekalan disesuaikan dengan kebutuhan prakerin siswa. Dengan target semua siswa paham sebelum terjun ke lapangan.

SMKN 8 Batam merupakan SMK Farmasi dengan tiga jurusan. Yakni Asisten Keperawatan, Farmasi Klinis dan Komunitas serta Instrumentasi medis.(eja)