batampos.co.id – Unit Penyelenggara Bandar Udara (UPBU) Kelas III Dabo Singkep, yang membawahi Bandara Tambelan mengusulkan pengope-rasian bandara yang akan diterbangi rute Tanjungpinang – Tambelan dan sebaliknya pada Maret 2020.

Hal ini disampaikan Kepala UPBU Kelas III Dabo Singkep, Andy Hendra Suryaka, Kamis (9/1) siang.

Andy menjelaskan, saat ini UPBU Dabo Singkep sudah mengusulkan verifikasi ke Kementerian Perhubungan (Kemenhub) RI untuk mendapatkan sertifikat ope-rasional bandara.

”Prosesnya memang seperti itu. Harus dibuatkan sertifi­kat operasional bandara sebagai syarat formil pengope-rasian bandara,” jelasnya.

Andy berharap, Januari atau setidaknya awal Februari 2020 sudah diverifikasi dengan mendapatkan sertifikat pengoperasian bandara. Sehingga pengoperasian bandara Tambelan, Bintan bisa diresmikan Maret 2020 mendatang.

”Kita usulkan bisa sekaligus diresmikan bulan Maret. Tergantung jadwal Menhub,” katanya.
Andy juga menyampaikan sebagai pelaksana penerba-ngan perintis di Korwil Dabo Singkep, pihaknya saat ini sedang menandatangani kontrak subsidi penerbangan perintis di Jakarta.

”Salah satu rute yang diterbangi ialah Tanjungpinang-Tambelan. Sebagai pelaksana adalah maskapai Susi Air,” ujarnya.

Ia berharap, pengoperasian Bandara Tambelan berjalan lancar.

Kepala Dinas Perhubungan Bintan, Muhamad Insan Amin, mengatakan, pembangunan terminal bandara telah selesai diba-ngun di lahan lebih kurang 900 m2. Diharapkan, jadwal penerbangan dengan pesawat jenis cassa yang memiliki daya angkut sekitar 12 penum-pang akan diterbangi maskapai Susi Air, seminggu dua kali.

”Kita berharap dapat segera beroperasi tahun ini sehingga dapat melayani masyarakat,” harapnya. (met)