batampos.co.id – Komisi Pemilihan Umum (KPU) Batam menargetkan partisipasi pemilih dalam Pilkada 2020 minimal 80 persen. Angka ini lebih tinggi dari tahun lalu yakni 75 persen.

Ketua KPU Batam, Herigen Agusti, mengatakan ada dua tahapan pilkada, yakni persiapan dan penyelenggaraan. Pihaknya sudah memulai tahapan persiapan seperti sosialisasi pilkada.

Sosialisasi ini bertujuan agar tingkat partisipasi masyarakat menggunakan hak pilih lebih tinggi dari tahun lalu. Ia berharap target 80 persen bisa terpenuhi. Untuk itu diperlukan sosialisasi yang maksimal.

“Kami juga ada rumah pintar Pemilu yang siap menjadi tempat bertanya bagi masya-rakat,” ujarnya usai meresmikan Pemilihan Wali Kota dan Wakil Wali Kota Batam 2020 di Atrium Grand Mall Batam, Sabtu (11/1/2020)

Dalam waktu dekat ini pihaknya juga akan merekrut PPK, PPS dan KPPS. KPU terus berupaya memperbaiki sistem untuk melancarkan pemilihan, termasuk anggota yang akan menjadi mitra kesuksesan pilkada.

“Ada sistem yang kami siapkan. Jadi bisa meminimalisir kecurangan saat pilkada,” ujarnya.
Ia menyebutkan bahwa tahapan pilkada masih panjang. Saat ini pendaftaran sudah mulai dari calon independen. Sudah ada dua calon jalur independen yang sudah mendeklarasikan untuk maju di Pilkada Wali Kota dan Wakil Wali Kota Batam 2020 mendatang.

Sementara penyelenggaraan pilkada akan digelar 23 September mendatang. Ia berharap semua pihak bisa terlibat untuk menjaga keamanan agar pilkada sukses.

(yui)