ilustrasi

batampos.co.id – Kepala Dishub Kota Batam, Rustam Effendi, menyebutkan kini jumlah titik parkir di Batam ada 688 titik. Namun yang baru terkelola hanya 455 titik. Artinya ada 233 titik yang belum terkelola. “Titik yang belum dikelola, kami akan kelola,” kata Rustam.
Menurutnya, kini setiap titik parkir pendapatannya bervariasi. Ada yang hanya Rp 10 ribu per titik hingga paling tinggi Rp 200 ribu per titik.

“Tergantung ramai atau tidaknya, kisaran Rp 200 ribu, ada juga yang Rp 10 ribu,” sebutnya.

Kepala UPT Parkir Batam, Jeksel Alexander Banik, mengatakan potensi parkir dalam setahun yang mereka hitung hanya Rp 26 miliar. Potensi ini, kata dia, seandainya juru parkir digaji. Dengan asumsi, semua potensi parkir masuk ke kas daerah.

“Indikator potensi ini yakni jumlah kendaraan yang parkir dan jumlah satuan ruang parkir (titik parkir),” kata dia.

Soal pengelolaan parkir baru, pihaknya menargetkan jumlah titik baru yang akan dikelola hingga 150 titik. “Secara umum kami mau aktifkan semuanya, tapi lihat nanti,” ujarnya. (*)