batampos.co.id – Badan Pusat Statistik (BPS) Kota Batam mencatat, neraca perdagangan Kota Batam pada November 2019 mengalami surplus.

Kepala BPS Kota Batam, Rahyudin, mengatakan, total ekspor November 2019 lalu sebesar 891,80 juta dolar Amerika (USD).

Sedangkan total impor Batam pada bulan yang sama tercatat USD770,16 juta.

“Berita gembira bagi ekonomi Batam. Dari sisi ekspor impor menyumbang surplus sebesar USD 121,64 juta. Itu besar untuk pertumbuhan ekonomi,” tutur Rahyudin, Selasa (14/1/2020).

Disebutnya, nilai ekspor November naik 6,61 persen dibanding bulan sebelumnya. Pada Oktober 2019 total ekspor tercatat sebesar USD 836,52 juta.

Apabila dibandingkan dengan periode yang sama tahun 2018, pertumbuhan ekspor Batam mencapai 20,88 persen.

Aktivitas bongkar muat di Pelabuhan Batuamparg. BPS Kota Batam mencatat, neraca perdagangan Kota Batam pada November 2019 mengalami surplus. Foto: Cecep Mulyana/batampos.co.id

Di mana pada November 2018 total ekspor Batam mencatatkan angka USD 737,76 juta.

“Ekspor migas November 2019 mencapai USD143,97 juta atau turun 3,23 persen dibanding bulan sebelumnya,” kata dia.

“Ekspor nonmigas November 2019 mencapai USD 747,83 juta atau naik 8.74 persen dibanding Oktober 2019,” papar Rahyudin lagi.

Sedangkan secara kumulatif, Januari-November 2019, nilai ekspor Batam sebesar USD7.944,23 juta.

Nilai impor tercatat USD7.225,21 juta. Sehingga surplus perdagangan yang terjadi mencapai USD719,02 juta.

Nilai ekspor Kota Batam Januari-November 2019 terbesar melalui Pelabuhan Batuampar USD3.736,24 juta, disusul Pelabuhan Sekupang USD1.668,55 juta.

Pelabuhan Belakangpadang USD1.358,37 juta, Pelabuhan Kabil/Panau USD1.015,65 juta dan Pelabuhan Pulau Sambu USD158,90 juta.(rng)