batampos.co.id – Anggota Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Kepri meminta agar pelaksanaan musyawarah provinsi (Musprov) segera disosialisasikan pada Kadin kabupaten/kota.

Kepastian waktu pelaksanaan Musprov akan dilaksanakan dengan persiapan gelaran itu sendiri.

Ketua Gabungan Pengusaha Konstruksi seluruh Indonesia (Gapeksindo) Kepri, Junaidi, meminta agar Kadin Kepri segera memastikan dan menyosialisasikan pelaksanaan Musprov Kadin Kepri.

Kata dia, ada beberapa hal harus segera disiapkan terkait dengan pelaksanaan Musprov.

“Seperti persiapan admisnistrasi, legalitas peserta, dan pendaftaran calon kandidat ketua. Tentunya hal ini memerlukan waktu yang tidak singkat,” katanya, Rabu (15/1/2020).

Junaidi juga menyebut jika asosiasi yang dipimpinnya saat ini baru saja memperpanjang keanggotaanya di Kadin.

“Jangan sampai peserta malah tidak bisa menyalurkan suaranya lantaran anggotanya telah berakhir,” ujarnya.

Pertemuan tersebut kata Junaidi, juga akan disetujui pada saat pelaksanaan suksesi kepemimpinan Kadin Kepri.

“Seperti sosialisasi dan persyaratan yang diperlukan dalam pendaftaran calon presiden,” terangnya.

Lambang Kadin kepri. Foto: Int

Menurutnya, ada beberapa nama yang bermunculan terkait dengan suksesi Kadin Kepri.

“Ada Ahmad Ma’ruf Maulana, Jadi Rajagukguk, dan Abdul Razak,” urainya.

Ia meminta siapapun yang terpilih sebagai Ketua Kadin Kepri akan memiliki tugas yang tidak ringan.

“Apalagi masa pengurusan beberapa kadin kabupaten atau kota telah usai dan belum melakukan muskab/muskot,”tuturnya.

Ia menyebut ada tiga kabupaten/kota yang telah menghabiskan masa kepengurusanya. Yakni Lingga, Natuna, dan Tanjungpinang.

“Ini yang harus menjadi perhatian utama para pengurus yang dipilih Kadin Kepri,” ucapnya.

Sebagai mitra strategis pemerintah, tutur Junaidi, Kadin memiliki fungsi penting. Pertama, bersama pemerintah harus menarik investor untuk berinvestasi.

Kedua, harus dapat melakukan kerjasama dengan semua anggota untuk melaksanakan tugas kerjanya.

“Kadin Kepri adalah kolegial kolektif, bukan milik pribadi atau perusahaan. Jadi setiap bidang harus dapat dilakukan tugasnya dimasukkan dalam AD / ART, “tegas Junaidi.

Sementara itu Ketua Kadin Kepri, Ahmad Ma’ruf Maulana, mengatakan, sampai saat ini pihaknya masih memerlukan persetujuan tentang pelaksanaan Musprov Kadin Kepri.

“Masih menunggu arahan dari Kadin yang terkait dengan yang terkait dengan Pelaksanaan musprov, “terangnya.

Terkait tanggal pelaksanaan musprov, Ma’ruf belum bisa memutuskan. Menurutnya semuanya masih menunggu kepastian dari Kadin pusat.

“Semua terkait dengan pelaksanaan musprov, Kadin Kepri telah dipersiapkan. Baik itu, persiapan dan semua yang berkaitan dengan pelaksanaan musprov. Hanya saja, masih menunggu keputusan dari Kadin Pusat,” tuturnya.

Ma’ruf berharap akhir pekan ini telah ada kaitannya dengan pelaksanaan Musprov.

“Yang jelas disiapkan musprov telah dilakukan sesuai dengan AD / ART yang berlaku,” tegas Ma’ruf.(nto)