batampos.co.id – Wali Kota Batam, Muhammad Rudi, menargetkan 2025, Kota Batam bebas dari angkutan umum seperti Bimbar.

Bahkan, ia memiliki keinginan besar memajukan transportasi Batam, jika bisa melebihi Singapura.

“Transportasi Batam akan maju, kalau bisa mengalahkan Singapura. Jadi, 2025, Batam tanpa Bimbar,” ujar Rudi.

Seperti diketahui, angkutan umum Bimbar selama ini banyak menuai protes dari masyarakat.

Selain kondisi kendaraan yang sebagian di antaranya tak nyaman, beberapa Bimbar juga dikeluhkan lantaran kerap berjalan ugal-ugalan dan membahaya-kan pengendara lain.

Menurut Rudi, seluruh transportasi di Batam ke depan ditargetkan menggunakan pendingin udara atau AC, sehingga membuat nyaman penumpangnya.

Ilustrasi Bimbar. Foto: Dalil Harahap/batampos.co.id

Rencananya, sopir Bimbar tersebut yang akan dilatih dan diberdayakan untuk mengendarai angkutan tersebut.

“Kalau sekarang disetop, kantor saya (Kantor Walikota, red) bisa penuh (didemo sopir). Tapi kalau nanti, kan bisa kita kasih tahu dulu,” kata Rudi.

Target memperbaiki kondisi transportasi Batam tak lepas dari program pembangunan jalan di Kota Batam. Dimana, hingga saat ini pembangunan infrastruktur Batam masih terus berlangsung.

“2025, jalan saya paksa selesai semua, semua jalan sudah harus lebar dan bersih,” harap Rudi.

Di sisi lain, menurutnya, masih ada aturan yang bukan jadi kewenangannya. Seperti transportasi online yang merupakan kewenangan Pemerintah Provinsi Kepri.

“Kalau saya punya kewenangan, pasti saya bisa tegas. Namun, ini pemerintahan, ada aturan yang tak bisa saya putuskan,” pungkasnya.(she/yui)