batampos.co.id – Penerangan jalan umum (PJU) menjadi hal yang sering dikeluhkan masyarakat. Akibat pelebaran jalan, PJU yang sebelumnya sudah terpasang terpaksa dicabut dengan alasan memperlancar pengerjaan.

Seperti di Jalan Sekupang menuju Batu Aji yang baru selesai dilebarkan. Minimnya penerangan jalan ini membuat pengendara harus berhati- hati karena dinilai rawan terjadi kecelakaan.

Kepala Dinas Bina Marga dan Sumber Daya Air (DBMSDA) Batam, Yumasnur mengatakan pasca selesai dilebarkan memang belum semua jalan dipasangi lampu penerangan. Seperti di Jalan Laksamana Bintan atau dari Simpang Frengky menuju Gelael, Batamcenter.

“Tahun ini akan kami pasang. Itu jalan yang dibangun oleh provinsi dan sudah selesai,” kata dia, Sabtu (18/1/2020).

Ia mengakui pemasangan lampu jalan tidak selesai di tahun 2019 lalu. Pekerjaan yang belum selesai akan dilanjutkan tahun ini. Begitu juga dengan penerangan dari Sekupang menuju Batu Aji yang selesai dilebarkan tahun lalu.

Jalan layang Laluan Madani. Foto: Dalil Harahap/batampos.co.id

“Bertahap akan dipasangi semua. Karena lampu penerangan ini sangat penting bagi pengendara,” ujarnya.

Pihaknya tahun ini juga memasang PJU di jalan yang sudah selesai di dikerjakan. Secara bertahap seluruh jalan yang minim penerangan pasca pelebaran akan segera dipasang PJU.

“Semua titik pelebaran, khususnya jalanan yang sering dilalui pengendara akan dipasang PJU. Pengendara diminta bersabar karena proses pemasangan ini bertahap. Sebab hampir semua jalan mengalami pelebaran dan peningkatan,” tambahnya
Selain PJU, pihaknya juga telah memasang lampu hias di Simpang Flyover hingga Gelael Batamcenter. Pemasangan lampu sudah berjalan dan masih akan dilanjutkan.

“Sudah terpasang. Lampu hias ini nanti selain menerangi juga akan menambah keindahan jalan,” sebutnya. (yui)