Sabtu, 18 April 2026

Pak Wali Kota, Penduduk Miskin di Batam Ada 66.210 Jiwa

Berita Terkait

batampos.co.id – Badan Pusat Statistik (BPS) Kota Batam mencatat jumlah penduduk miskin di Kota Batam mencapai 66.210 jiwa pada 2019. Jumlah tersebut 4,85 persen dari total jumlah penduduk Kota Batam.

Kepala BPS Kota Batam, Rahayuddin, mengatakan, pada Maret 2019 jumlah penduduk miskin (penduduk dengan pengeluaran per kapita per bulan di bawah garis kemiskinan) di Kota Batam berkurang 1.203 orang dibandingkan Maret 2018 yang mencapai 67.413 orang atau 5,11 persen.

Pengelompokan penduduk miskin berdasarkan pengeluaran per kapita per bulan di bawah garis kemiskinan Kota Batam.

Yakni sebesar Rp 659.170 per bulan. Angka ini meningkat dari tahun sebelumnya yang hanya Rp 650.406 per bulan.

Ilustrasi pemukiman di ktoa Batam. Saat ini jumlah penduduk miskin di Kota batam mencapai 66.120 jiwa. Foto: Cecep Mulyana/batampos.co.id

”Penduduk miskin adalah penduduk yang memiliki rata-rata pengeluaran per kapita per bulan di bawah garis kemiskinan,” terang Rahayuddin.

Selama periode Maret 2018-Maret 2019, garis kemiskinan naik 1,35 persen. Persentase kenaikan tersebut lebih rendah jika dibandingkan kenaikan garis kemiskinan pada periode Maret 2017-Maret 2018, di mana terjadi kenaikan 9,94 persen.

Keadaan ini menggambarkan peningkatan kesejahteraan penduduk Kota Batam secara umum pada Maret 2019, lebih baik dibandingkan tahun sebelumnya.

Sehingga meskipun garis kemiskinan mengalami peningkatan, tidak menyebabkan penduduk miskinnya menjadi lebih besar.

Rahayuddin juga menyebutkan, Indeks Kedalaman Kemiskinan (P1) Kota Batam pada 2019 sebesar 0,53 atau turun 0,28 poin dibandingkan 2018.

Sedangkan Indeks Keparahan Kemiskinan (P2) Kota Batam 2019 sebesar 0,09, turun 0,10 poin di bandingkan Maret 2018.

”Indeks kedalaman kemiskinan (P1) menunjukkan rata-rata kesenjangan pengeluaran penduduk miskin terhadap garis kemiskinan, dimana semakin kecil angka indeks berarti rata-rata ketimpangan pengeluaran penduduk mis-kin terhadap garis kemiskinan juga semakin menyempit,” terang dia.(rng)

Update