batampos.co.id – Komisi Pemilihan Umum (KPU) Batam menerima 39 berkas pelamar untuk seleksi menjadi anggota panitia pemilihan kecamatan (PPK) Pilkada 23 September mendatang.

Komisioner KPU Batam, William Seipattiratu, mengatakan pendaftaran masih akan dibuka hingga Jumat (24/1/2020) mendatang.

Pelamar akan menjalani serangkaian tes sebelum ditetapkan pada Februari mendatang.

“Jumlah pelamar masih jauh dari yang dibutuhkan. Jadi kami masih menunggu hingga pendaftaran ditutup nantinya,” kata dia, Selasa (21/1/2020).

Ia menyebutkan satu kecamatan membutuhkan lima anggota PPK yang akan membantu kelancaran Pilkada.

Mereka bertugas hingga rekapitulasi dan pleno hasil pemilihan di tingkat kecamatan.

Seorang warga Kota Batam memasukkan kertas suara saat Pemilu Presiden serentak pada 17 April 2019 lalu. Pendaftar anggota PPK di KPU Kota Batam minim, hingga saat ini baru ada 39 orang yang mengajukan lamaran.  Foto: Cecep Mulyana/batampos.co.id

“Nantinya ada total 60 anggota PPK yang akan mengawal jalannya pemilihan di 12 kecamatan yang ada di Batam,” sebutnya.

Ia berharap hingga penutupan pendaftaran jumlah pelamar akan meningkat sehingga bisa memenuhi kebutuhan PPK.

Sesuai dengan jadwal setelah pendaftaran akan dilanjutkan dengan seleksi administrasi.

“Nanti ada tes tertulis dan wawancara juga. Anggota PPK yang terpilih harus mampu mengawal jalannya Pilkada yang tinggal beberapa bulan lagi,” ujarnya

Sebelum ditetapkan, nantinya calon anggota PPK ini juga akan menjalani tahap tanggapan dari masyarakat.

Hal ini dinilai sangat penting untuk menjaga netralitas Pilkada.

“Yang terpilih harus bersih. Jadi tanggapan ini sangat penting dalam penilaian anggota PPK,” imbuh William.

Penetapan anggota PPK akan direncanakan 29 Februari mendatang. Ke 60 anggota akan bertugas mulai awal Maret hingga 30 November 2020 mendatang.

“Mudah-mudahan prosesnya lancar dan anggota terpilih nanti bisa menjadi penyelenggara dan menyukseskan jalannya Pilkada,” tutupnya.(yui)