batampos.co.id  – Dinas Koperasi dan Usaha Mikro (KUM) Batam tengah gencar menyosialisasikan kemudahan berusaha kepada pelaku usaha mikro dan kecil aktif beroperasi di 12 kecamatan.

Kepala DKUM Batam, Suleman Nababan, mengatakan, setiap tahun jenis usaha semakin berkembang. Sektor kuliner menjadi salah satu usaha yang paling berkembang selama 2019 lalu.

Berdasarkan data dari BPS saat ini terdapat 71 ribu pelaku usaha yang beroperasi. Menurutnya sektor KUKM menjadi penunjang pendapatan masyarakat di tengah sektor industri yang masih stagnan.

”Pelaku usaha banyak, namun terkadang mereka tidak memiliki modal untuk mengem­bangkan usaha mereka, termasuk juga pelaku usaha pemula,” jelasnya usai membuka sosialisasi penyaluran KUR di Kantor Kecamatan Batuaji, Kamis (23/1).

Tahun ini, pemerintah menyiapkan Rp 190 triliun untuk membantu pengembangan usaha UKM melalui pinjaman KUR di perbankan. Salah satu syarat yang harus dikantongi untuk mengajukan pinjaman adalah mengajukan surat izin usaha dari DPMPTSP.

”Dulu urusnya di tingkat camat. Sekarang sudah ada aturan baru. Jadi, semua harus online,” sebutnya.

Bantuan permodalan ini bisa didapatkan melalu dana bergulir dan perbankan, salah satunya BRI Batam.

Pelaku UMKM. Saat ini pemerintah menetapkan seluruh industri kecil dan menengah (IKM) Foto: Dokumentasi batampos.co.id

”Ada ketentuan dalam mengajukan pinjaman ini. Usaha harus aktif dan layak untuk dikembangkan, sehingga bentuk pinjaman ini bisa membuat usaha meningkat,” terangnya.

Pimpinan cabang BRI Batam Center, Mahmudin, mengatakan sepanjang 2019 sedikitnya 1.022 pelaku usaha mengajukan KUR dengan nilai mencapai Rp 6,5 miliar.

”Usaha paling banyak itu sektor pariwisata berupa turunannya yakni kuliner. Pelaku usaha kuliner mendominasi tahun lalu,” sebutnya.

Ia menambahkan berkomitmen dalam membantu pengembangan usaha UKM yang ada di Batam. Pelaku usaha hanya dikenakan bunga enam persen dengan platform minimal Rp 50 juta.

”Proses cukup cepat. Nanti petugas survei dan pelaku usaha tinggal memenuhi persyaratan. Kami berharap kemudahan ini bisa meningkatkan sektor UKM di Batam,” tutupnya. (yui)