batampos.co.id – Pengumuman oleh pemerintah Singapura dan Malaysia tentang adanya temuan warga mereka yang terpapar virus corona, belum berdampak terhadap jumlah wisatawan dari kedua negara itu ke Batam. Hal ini terlihat di Pelabuhan Internasional Sekupang, dimana arus penumpang dari kedua negara itu ke Batam tetap normal.

Kepala Pos Syahbandar Pelabuhan Internasional Sekupang, P Samosir, mengatakan jumlah penumpang yang datang masih normal dan tidak ada penurunan.

Arus kedatangan maupun keberangkatan masih normal. Untuk Jumat-Minggu masih ramai seperti biasa, yang masuk mencapai dua ribuan orang. Sedangkan hari biasa normal dan relatif sepi,” jelasnya, Selasa (28/1).

Pengelola Pelabuhan Internasional Sekupang, Jumarly, mengatakan tidak ada perubahan pada angka penumpang yang datang dan berangkat. Semua masih normal.

Meski begitu, pihaknya tetap siaga dan waspada. Semua pengunjung yang datang tetap wajib melewati thermal scanner.

”Petugas selalu siaga saat turis turun. Sudah berjalan beberapa hari ini pengecekan lebih intens,” terangnya.

Selain itu, lanjut Jumarly, di pelabuhan juga sudah menyiapkan posko untuk mengantisipasi jika ditemukan suspect virus corona.

”Jadi nanti jika memang ada, akan langsung dikarantina. Mereka akan menjalani pemeriksaan lebih lanjut. Termasuk orang terdekat dan terduga ketika berada di kapal,” jelasnya.

Pemeriksaan wisman terus berjalan di area kedatangan penumpang. Petugas KKP terlihat siaga menyambut penumpang yang baru turun. Di layar thermal scanner terlihat jelas suhu tubuh penumpang yang baru tiba di pelabuhan. (yui)