batampos.co.id – Kantor Kementerian Agama (Kankemenag) Batam membuka perekrutan petugas haji yang akan bertugas pada penyelenggaraan ibadah haji tahun 2020 ini.

Kepala Seksi (Kasi) Pelayanan Haji dan Umrah Kemenag Batam, Amanuddin mengatakan, ada empat petugas haji yang akan dibutuhkan untuk membantu proses penyelenggaraan ibadah haji, terutama untuk para jemaah di Tanah Suci nanti.

”Yang daftar sudah banyak. Besok (hari ini, red) terakhir. Selanjutnya akan ada tes sebelum dikirim ke provinsi untuk tes selanjutnya,” kata dia, Selasa (28/1).

Rekrutmen petugas haji ini merupakan pegawai negeri yang berada di Kemenag Batam. Proses rekrutmen ini dilakukan secara berjenjang dan transparan, guna mendapatkan petugas yang memiliki kompetensi sekaligus komitmen dalam penyelenggaraan ibadah haji.

”Nanti petugas ini akan membantu jemaah dalam melaksanakan ibadah hingga selesai dan kembali ke Tanah Air,” jelasnya.

Ia mencatat, hingga kini daftar antrean calon jemaah haji Batam sudah mencapai 13 ribu jemaah.

”Itu yang terbaru. Sebab, setiap hari ada yang dafar terus. Untuk saat ini masa tunggu hingga 17 tahun. Jadi kalau daftar sekarang, estimasi keberangkatan 17 tahun dari saat ini,” kata Amanuddin.

Ia menyebutkan, saat ini daftar calon jemaah haji yang akan berangkat tahun depan sudah ditentukan. Namun, daftar ini belum resmi, sebab harus menunggu dari pusat.

”Kalau estimasi tentu masing-masing pendaftar pasti sudah tahu kapan mereka berangkat. Informasi resmi dan kuota tetap dari pusat,” ujarnya.

Tahun lalu, Batam memberangkatkan sebanyak 625 jemaah haji ke Tanah Suci. Ia berharap, tahun ini bisa lebih banyak lagi yang berangkat.

”Informasi penambahan kuota masih kami tunggu dari pusat. Jika memang ada, tentu sangat disambut baik. Karena akan berdampak pada daftar tunggu yang sudah mencapai belasan ribu,” bebernya.

Mereka yang sudah membayar setoran awal Rp 25 juta, akan mendapatkan nomor antrean keberangkatan haji. Selanjutnya, jika nama mereka keluar dalam daftar, baru dilakukan pelunasan dan diberangkatkan.

Menurut rencana, keberangkatan jemaah haji akan dimulai Juni hingga Juli mendatang. Berbagai persiapan setelah perekrutan akan dilanjutkan, seperti persiapan paspor hingga visa haji.

”Bertahap, nanti semua akan dilengkapi. Sekarang kami fokus ke petugas haji dulu,” tutupnya. (yui)