batampos.co.id – Mantan Kepala Badan Pengusahaan (BP) Batam, Edy Putra Irawadi, angkat bicara soal pernyataan Kepala BP Batam, Muhammad Rudi, terkait konsesi pengelolaan air bersih dengan ATB yang tak akan disambung, Kamis (23/1) lalu.

Saat itu, Rudi menyatakan bahwa BP Batam tidak akan melanjutkan kerja sama konsesi dengan ATB. Salah satunya, karena hal itu sudah diputuskan melalui surat yang dikirim BP Batam ke ATB, saat lembaga itu masih dipimpin Edy.

Menurut Edy, saat itu ia membalas surat dari pihak ATB yang mempertanyakan soal konsesi yang mestinya berakhir pada November 2020.

”Saya jawab surat ATB yang datang Maret 2018. Kalau tidak saya jawab, maka sesuai perjanjian, (konsesi) akan diperpanjang secara otomatis selama enam bulan,” kata Edy, Selasa (28/1/2020).

Edy melanjutkan, sebenarnya ATB mendapat prioritas didahulukan dan masih bisa mengelola air bersih di Batam setelah konsesi berakhir. Ia juga menyatakan, BP Batam harusnya sudah menyelesaikan evaluasi terkait pengakhiran konsesi. Lalu setelah itu, pada pertengahan 2020, BP mulai melakukan tender dan ATB punya hak diprioritaskan (right to match) dalam lelang tersebut. Jika ATB menang dalam tender, maka tinggal melanjutkan kembali pengelolaan air bersih di Batam.

”Tapi sekarang harus mengikuti ketentuan baru. Kalau dulu, jadwal saya Juni 2020 sudah buka tender dan enam bulan setelah konsesi berakhir, ATB masih wajib mendampingi. Kalau ATB menang, ya tinggal lanjut saja,” paparnya.

Ia juga mengaku sedikit kecewa dengan pernyataan Rudi tersebut. Menurut Edy, apapun keputusan BP Batam, merupakan keputusan lembaga.

”Tiap keputusan yang diambil Kepala BP Batam itu, baik yang lama atau yang baru, merupakan keputusan lembaga, bukan keputusan pribadi atau perseorangan,” ungkapnya.

”Setiap keputusan, saya dulu laporkan dan minta arahan Menko Perekonomian, Dewan Kawasan (DK), Tim Teknis dan Dewan Pengawas. Bahkan, sampai penggantian pejabat pun saya sampaikan dulu ke DK, baru saya SK (Surat Keputusan)-kan. Ini untuk menjaga penerapaan good governance,” tuturnya. (leo)