batampos.co.id – Lion Air Group melalui maskapai Batik Air telah memulangkan dua rombongan turis asal Tiongkok pada 27 dan 28 Januari sebanyak 235 orang. Saat ini masih tersisa satu rombongan lagi, berjumlah 127 orang. Batik Air akan memulangkan wisatawan asal Tiongkok itu pada petang ini, Kamis (30/1) pukul 18.00 WIB.
”Besok (hari ini, red) kami akan pulangkan 117 orang kelas ekonomi dan 10 orang kelas bisnis,” kata District Manager Lion Air Batam, M Zaini Bire, kemarin (29/1).
Pemulangan ini, sambungnya, berdasarkan instruksi dari pemerintah. Bire mengaku belum tahu hingga kapan pemberhentian penerbangan rute Shenzen dan Xian ke Batam tersebut.
”Penghentian ini menunggu pemberitahuan lebih lanjut. Karena mereka (pihak travel) ini sudah kontrak selama satu tahun,” ucap Bire.
Pemulangan rombongan terakhir WNA asal Tiongkok ini, dibenarkan Direktur BUBU Hang Nadim Batam, Suwarso. Ia mengatakan, pemulangan wisman asal Negeri Tirai Bambu itu tetap diberikan pengawasan dan pelayanan yang optimal.
”Dua (rombongan) sudah, tinggal satu. Besok (hari ini, red) baliknya,” ungkap Suwarso.
Ia mengatakan, setelah pemulangan rombongan terakhir itu, tidak ada lagi wisatawan dari Shenzen dan Xi’an berada di Batam. ”Jadi, masyarakat tetap tenang, jangan panik,” imbaunya.
Selain itu, kata Suwarso, posko pengawasan virus corona Wuhan akan tetap berdiri di Bandara Hang Nadim hingga wabah ini bisa dikendalikan. Posko ini berfungsi untuk memantau pergerakan penumpang di Hang Nadim.
”Apabila ada sesuatu yang mencurigakan, petugas di posko akan segera memberikan penanganan,” ujarnya.
Berdasarkan rilis yang dikeluarkan pihak Lion Air Group, selain Bandara Hang Nadim, ada empat bandara lainnya yang tidak lagi melayani penerbangan ke Tiongkok, yakni di Denpasar, Manado, Surabaya, dan Jakarta. Keputusan penghentian sementara merupakan bagian dari langkah antisipasi berdasarkan pemberitahuan larangan perjalanan dari otoritas Wuhan mengenai dampak wabah virus corona. (*)
