Selasa, 7 April 2026

Pengusaha Minta Suplai Air Kontinu

Berita Terkait

batampos.co.id – Gonjang-ganjing terkait nasib pengelolaan air bersih Batam selepas konsesi ATB berakhir pada November nanti, ternyata tidak terlalu berpengaruh pada opini dunia usaha, khususnya sektor industri. Kalangan industri menuntut agar siapapun yang mengelola air bersih nanti harus profesional.

”Air itu kebutuhan utama dan dasar bagi industri. Sekarang kita tahu bahwa Batam itu ke depannya akan kesulitan air bersih. Jangan sampai ke depannya diurus orang tak profesional,” kata Wakil Ketua Himpunan Kawasan Industri (HKI) Kepri, Tjaw Hoeing, Kamis (30/1/2020).

Tjaw menegaskan, pihaknya tidak mau terjebak pro dan kontra mengenai pengakhiran kerja sama konsesi pengelolaan air antara ATB dan BP Batam.

”Bagi kami yang penting, pemerintah wajib menyediakan air. Itu sudah dijamin dalam Peraturan Pemerintah (PP) 142/2015 tentang kawasan industri,” katanya.

Pria berkacamata ini juga mengungkapkan, pengelolaan air bersih selama ini sudah bagus.

”Karena kami tidak pernah mendapat komplain soal air, beda soal listrik. Tapi ke depannya harus antisipasi bahwa air ini potensi utama bagi Batam,” ucapnya.

 

Update