batampos.co.id – Wali Kota Batam Muhammad Rudi memastikan akan kembali berkompetisi pada pemilihan Wali Kota (Pilwako) Batam tahun 2020 ini.

Sayangnya, ketika ditanya pewarta Rudi kerap menghindar. Tidak demikian saat berpidato dengan warga dalam kegiatannya sebagai walikota, niatnya kembali menjadi kepala daerah ia sampaikan kepada warga yang kerap ia temui. Rudi selalu menyisipkan keberhasilannya pembangunan dan rencana pembangunan ke depan.

Terakhir, usai Salat Jumat (30/1) lalu, Rudi ketika diminta waktunya untuk diwawancarai perihal pilkada, Rudi buru-buru sembari memberi isyarat sopirnya menjalankan mobilnya.

Dalam beberapa kesempatan, ia juga mengaku belum waktunya berkomentar banyak. Ia berdalih, masih banyak waktu.

“Kan masih beberapa bulan lagi,” kata dia, belum lama ini.

Walikota Batam, Muhammad Rudi,melantik Jabatan Pimpinnan Tinggi, Pratama, Jabatan Administrator dan Jabatan Pengawas dilingkungan Pemerintah Kota Batam di kantor Pemko Batam, Senin (30/12/2019). Foto: Cecep Mulyana/batampos.co.id

Saat menghadiri kegiatan Posyandu di Bilangan Tanjunguncang, Rudi dengan tegas mengatakan akan ikut Pilwako Batam, bukan Pilgub Kepri.

“Saya titip diri saya, kalau berkenan, saya mohon dukungannya mumpung ketemu. Hampir semua larang saya ikut gubernur, saya tak maju gubernur (pilgub), maka saya akan maju walikota,” tegasnya.

Pernyataan Rudi tersebut disambut tepuk tangan yang hadir.

“Karena bapak ibu tepuk semua, maka pemilihan nanti mudah-mudahan dapat 90 persen,” ujarnya.

Lagi-lagi ketika ditanya pewarta Rudi kalem. Termasuk ketika ditanya hasil survei Saiful Mujani Research and Consulting (SMRC). Hasil survei tersebut menempatkan nama Rudi sebagai pilihan dengan persentase keterpilihan paling tinggi. Baik untuk Pemilihan Wali Kota (Pilwako) Batam maupun Pemilihan Gubernur (Pilgub) Kepri.

“Saya tak ingin komentari,” kata Rudi, singkat, Jumat (17/1).

Hasil survei ini menyebutkan, jika pemilihan langsung Gubernur Kepri dilaksanakan sekarang, Rudi mendapat dukungan paling tinggi dengan persentase 28,8 persen, lalu Soerya Respationo dengan dukungan 16,6 persen. Kemudian Isdianto dengan persentase 15,2 persen. Sementara, tidak jawab sebesar 39,3 persen.

Sedangkan jika pemilihan Wali Kota Batam dilakukan sekarang, Rudi juga memimpin dengan hasil survei paling tinggi, yakni 72,8 persen. Lukita Dinarsyah Tuwo dengan 4,6 persen, lau Imam Sutiawan 2,8 persen. Sedangkan Ruslan M Ali Wasyim hanya 0,9 persen. Tidak jawab sebesar 19 persen.

Tidak hanya mensosialisasikan dirinya ikut berkompetisi kembali, ia juga mulai terang-terangan menyebut nama istrinya yakni Marlin Agustina.

Bukan rahasia umum, Marlin disebut-sebut bakal meramaikan bursa calon kepala daerah di Kepri, sebagai Calon Wakil Gubernur Kepri.

Hal ini ia sampaikan dalam acara pengukuhan pengurus organisasi masyarakat Maumere, Nusa Tenggara timur (NTT) di Seibeduk, Sabtu (4/1). Ia berharap ibu-ibu yang menemui permasalahandapat menghubungi istrinya tersebut.

“Jadi bapak-ibu, kalau bapak-bapaknya menghubungi saya, ibu-ibunya dengan ibu Marlin Agustina. Sambil gurau, tapi serius ya,” kata Rudi sambil tertawa.

Kemudian, Rudi juga meminta agar warga menghubunginya secara langsung, jika ada yang dikeluhkan.

“Anggap saya abang, anggap kakak, anggap saudara. Berdiri sama tinggi, duduk sama rendah. Ini saya lakukan bukan untuk saya. Tapi untuk Batam lebih maju. Hanya satu kata, kita maju bersama,” harap dia.
(iza)