Senin, 2 Februari 2026

Bekerja di Singapura, WNI Positif Terinfeksi Corona

Berita Terkait

batampos.co.id – Pemerintah Singapura mengumumkan penambahan orang yang positif terinfeksi virus corona. Dari 18 orang sebelumnya, kini menjadi 24 orang. Yang mengejutkan, satu di antara enam pasien baru itu adalah warga negara Indonesia (WNI) berusia 44 tahun.

”Kasus ke-21 adalah perempuan berwarga negara Indonesia. Dia adalah pekerja rumah tangga asing, yang majikannya adalah kasus ke-19,” tulis situs resmi Pemerintah Singapura.

Pemerintah Singapura tidak merinci identitas perempuan WNI itu. Akan tetapi, mereka menjelaskan bagaimana rantai penularan virus sehingga WNI tersebut positif terinfeksi.

Penyebaran virus bermula ketika seorang pemandu wisata Singapura membawa rombongan turis Tiongkok ke toko alat kesehatan Yong Thai Hang. Di toko inilah sang majikan WNI bekerja. Ternyata, tanpa diketahui, dua di antara anggota rombongan turis Tiongkok tersebut mengidap virus corona.

Beberapa hari setelah kunjungan itu, pemandu wisata yang membawa rombongan turis Tiongkok ke toko Yong Thai Hang mengalami gejala terinfeksi virus corona hingga kemudian dinyatakan positif. Tak lama kemudian, seorang penjaga toko Yong Thai Hang juga dinyatakan positif terinfeksi corona setelah mengalami gejala dan dilarikan ke Pusat Nasional Penyakit Menular (NCID) Singapura.

Empat hari kemudian, tepatnya pada 29 Januari 2020, sang majikan WNI yang juga bekerja di toko Yong Thai Hang mulai menderita gejala terserang virus corona dan kemudian juga dinyatakan positif. Senin lalu, giliran WNI perempuan tersebut dinyatakan positif corona.

Ia kemungkinan besar tertular dari majikannya.
Duta Besar Republik Indonesia (KBRI) di Singapura, Ngurah Swajaya, mengatakan WNI tersebut tidak memiliki riwayat bepergian ke Tiongkok. Saat ini WNI itu ditangani tim medis Singapore General Hospital. KBRI Singapura telah menerima konfirmasi lisan dari Kementerian Kesehatan Singapura.

Namun, karena ada perlindungan data pribadi, identitas WNI tersebut belum dapat disampaikan.

Kemarin, KBRI Singapura terus berkoordinasi dengan pihak-pihak berwenang terkait penanganan hal tersebut.

”Kami imbau seluruh WNI di Singapura tetap waspada, menjaga kesehatan dan kebersihan, dan memperhatikan imbauan yang dikeluarkan Pemerintah Singapura melalui jalur resmi Ministry of Health,” katanya.

Seorang pekerja migran Indonesia di Singapura, Umi Magfiroh, menyatakan sudah mendengar adanya rekannya yang positif terinfeksi virus corona. Namun, informasi yang didapatnya hanya sebatas wilayah tempat tinggal WNI tersebut.

”Cuma tahu umurnya 44 tahun. Ketularan bosnya yang kerja di toko (di Jalan) Lavender,” tuturnya.

Menurut Umi, Jalan Lavender merupakan kawasan hotel murah di Singapura. Banyak turis yang menginap di tempat tersebut.

”Daerah disteril dulu, gak boleh masuk,” ucapnya lewat pesan WhatsApp. (***/lyn/oni)

Update