batampos.co.id – Musyawarah rencana pembangunan (Musrembang) tingkat kelurahan mulai berjalan di kecamatan Sagulung. Setiap kelurahan mulai menyusun rencana pembangunan masing-masing dengan menjaring aspirasi atau kebutuhan dari warga.
Kelurahan Seipelenggut misalkan, melaksanakan Musrembang di BCC Mall Dapur 12, Sagulung, Selasa (4/2) pagi.
Ratusan perwakilan warga sekelurahan menyampaikan usulan pembangunan mereka kepada Wakil Wali Kota Batam Amsakar Achmad yang hadir dalam kegiatan itu.
Usulan yang paling dominan adalah normalisasi dan pembangunan drainase dan gorong-gorong. Warga mengeluhkan masih banyak drainase di kelurahan Seipelenggut yang bermasalah sehingga berdampak banjir saat hujan.
Selain itu ada juga perbaikan jalan lingkungan, pengadaan fasum dan hingga pusat layanan kesehatan seperti posyan-du dan lain sebagainya.
Camat Sagulung Reza Khadafi menyebutkan, dari puluhan usulan tersebut akan diambil sepuluh usulan prioritas yang akan dibawa ke Musrembang tingkat kecamatan dan kota Batam. Sepuluh usulan prioritas ini didominasi perbaikan sistem drainase.
“Banyak yang diusulkan tapi tetap disaring sesuai kebutuhan yang urgen. Ada sepuluh usulan prioritas per kelurahan,” kata Reza.
Untuk wilayah kecamatan Sagulung secara umum, lanjut Reza, usulan Musrembang tahun ini didominasi normalisasi drainase.
Itu karena sistem drainase menjadi rencana pembangunan yang penting dan paling dibutuhkan untuk mengatasi persoalan banjir di wilayah kecamatam Sagulung. (eja)
