Kamis, 30 April 2026

Batam Pos Banjir Prestasi

Berita Terkait

batampos.co.idBatam Pos kembali banjir prestasi. Dari ajang tahunan Indonesia Print Media Award (IPMA), Batam Pos berhasil meraih dua predikat Gold Winner dan satu Bronze Winner. Sementara di ajang PGN Award, Batam Pos menempatkan 4 jurnalisnya sebagai juara.

Pada ajang IPMA yang digelar Serikat Perusahaan Pers, Jumat (7/1) malam di Hotel Mercure Banjarmasin, dua karya Batam Pos yang berhasil meraih medali emas yakni halaman Zetizen edisi 25 Januari 2019 dengan judul Mengenal Bisnis Startup untuk kategori Pembaca Muda. Kemudian emas satu lagi liputan investigasi berjudul Jejak Lanun di Jalur Emas yang terbit 30 November 2019. Sedangkan medali perunggu diraih Batam Pos kategori cover atau halaman depan terbaik yang terbit 26 September 2019.

Dua medali emas dan satu medali perunggu diterima langsung Pemimpin Redaksi Batam Pos Muhammad Iqbal.

“Terima kasih teman-teman di Batam Pos yang telah bekerja keras menghasilkan karya terbaik sehingga bisa meraih dua medali emas dan satu perunggu di ajang IPMA ini,” ujar Iqbal, tadi malam.

Baginya, penghargaan tersebut semakin memotivasi jajaran redaksi Batam Pos untuk terus berkarya, menghasilkan konten dan produk jurnalistik terbaik lainnya.

Sementara itu, pada ajang PGN Award yang berlangsung di Graha PGAS Jakarta, tadi malam, Batam Pos memborong penghargaan Kompetisi Jurnalistik Perusahaan Gas Negara (KJ-PGN) 2019. Empat jurnalis Batam Pos meraih penghargaan di tiga kategori jurnalistik.

Penghargaan pertama diraih Ratna Irtatik lewat karyanya berjudul Melecut Pertumbuhan Ekonomi Berbekal Gas Bumi. Karya ini menjadi juara harapan dua di kategori hard news online.

F. Dokumentasi Batam Pos
Dari kiri; Cecep Mulyana, Ratna Irtatik, Rifki Setiawan, dan adik almarhum Suparman, Suprihatini, saat menerima penghargaan KJ-PGN 2019 di Graha PGAS Jakarta, tadi malam (7/2).

Selanjutnya, Rifki Setiawan Lubis, lewat karyanya berjudul Welcome to Batam, Kota Wisata Ramah Lingkungan meraih juara harapan dua di kategori feature news. Kemudian, fotografer Batam Pos, Cecep Mulyana meraih prestasi sebagai juara harapan pertama di kategori foto online, lewat karyanya berjudul Pasokan Gas Tetap Lancar.

Dan yang paling mengharukan di malam anugera PGN tersebut adalah, karya jurnalis Batam Pos, almarhum Suparman berjudul Menyebar Pemanfaatan Gas Bumi, Menebar Untung bagi para Pelaku Ekonomi. Karya jurnalis yang semasa hidupnya diberi gelar oleh teman-temannya “Sang Juara” meraih harapan ketiga kategori feature news.

Almarhum Suparman sudah berulang kali menorehkan prestasi di KJPGN semasa hidupnya. Untuk menghargai karya-karyanya, PGN memberikan penghormatan terakhir dengan seremoni khusus kepada Suparman yang diwakili adik kandungnya, Suprihatini. PGN juga memberikan santunan kepada keluarganya.

“Anugerah yang kami peroleh bersama ini kami dedikasikan untuk almarhum Suparman, sang juara yang semasa hidupnya meraih banyak penghargaan di berbagai ajang kompetisi jurnalistik. Almarhum menjadi teladan bagi kami. Dia selalu memotivasi kami untuk terus berkarya dan berkarya yang terbaik,” ujar Rifki, Ratna, dan Cecep, di sela-sela acara tersebut.

Ketiganya tak kuasa membendung air mata, mengenang Suparman.

Keluarga besar Batam Pos tak lupa mengirimkan doa untuk almarhum Suparman yang menorehkan banyak prestasi untuk Batam Pos.

“Kami benar-benar kehilangan sosok sang juara,” ujar Yusuf Hidayat, Wakil Pemimin Redaksi Batam Pos, di dapur redaksi Batam Pos, tadi malam.

Ia berharap pada jajaran redaksi untuk terus berkarya dan mewarisi semangat berkarya Suparman yang tiada matinya. Karya terakhir Suparman yang meraih anugerah dari PGN itu ditulis di tengah kondisi sakit.

“Hingga akhir hayatnya, Suparman menunjukkan dedikasinya menghasilkan tulisan-tulisan berkualitas yang membawa harum nama Batam Pos di level nasional,” ujar Yusuf. (nur)

Update