Sabtu, 11 April 2026

Ketika di Kapal Pesiar Merebak Virus Corona

Berita Terkait

batampos.co.id – Pemerintah Jepang waswas. Orang yang tertular 2019-novel Coronavirus (2019-nCov) di negeri Sakura tersebut terus merangkak naik. Mayoritas adalah penumpang kapal pesiar Diamond Princess yang kini diisolasi di perairan Yokohama.

Sudah ada 61 orang di kapal itu yang tertular. Kini total ada 86 orang di Jepang yang positif terkena virus Wuhan. Itu membuat Jepang menjadi negara kedua dengan pengidap korona virus terbanyak di dunia. Disusuk kemudian dengan Singapura, Thailand dan Korea Selatan (Korsel).

David Abel, salah satu penumpang, mengungkap dalam unggahan media sosialnya bahwa kondisi di dalam kapal kini memprihatinkan. Tidak ada lagi kemewahan dan pelayanan. Penumpang harus mengurus dirinya sendiri dan kebersihan kamar mereka. Termasuk mencuci baju.

“Hanya ada sabun cuci tangan di sini,” tulisnya.

Penumpang di kabin kecil tanpa jendela boleh keluar kamar sesekali. Tapi mereka harus terus memakai masker, dilarang berkelompok dan memberi jarak satu meter antara satu dan yang lainnya. Masing-masing penumpang diberi termometer dan harus mengecek kondisinya setiap hari. Jika panas tubuhnya lebih dari 37,5 derajat Celsius maka dia harus langsung memberitahu staf kapal.

Kapal pesiar Westerdam yang membawa lebih dari 2 ribu orang ditolak bersandar oleh Jepang. Itu karena diduga ada yang tertular virus. Namun, pihak Westerdam meyakinkan tidak ada yang sakit di kapal tersebut. Sebelumnya mereka juga ditolak saat akan bersandar di Taiwan, Filipina dan Guam, AS. Bulan ini ada 4 kapal pesiar lagi yang dijadwalkan masuk Jepang.

Virus corona dari Wuhan itu telah menewaskan 636 orang di Tiongkok. Selain itu ada 31.161 orang yang positif tertular. Hingga saat ini belum ada vaksin yang mampu mengobati penyakit akibat 2019-nCov. (*/sha)

Update